PENGAWAL.ID | MEDAN - Kepling X Rexie Ginting dan Kepling XI Ilham Sirait gotong royong (Gotroy) bersama puluhan warga Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan membersihkan drainase tersumbat oleh sampah, Minggu (13/7/2026)
Pengorekan parit tersumbat oleh berbagai material sampah tersebut dilakukan di kawasan Jalan Suasa Raya (Pasar Tradisional Mabar Hilir,red) lalu mengarah ke wilayah Jalan Suasa Selatan.
Kegiatan Gotroy itu sempat terhenti di persimpangan Pasar 3, Mabar Hilir dengan membersihkan sendimen lumpur yang telah menebal. Diketahui banjir di lokasi ini teramat lama surutnya.
Sebahagian warga melancarkan aliran drainase yang lamban mengalir dan beberapa orang lagi menjulurkan sebilah bambu panjang ke dalam gorong-gorong. Sementara yang lainnya mengangkat lumpur dari dalam parit.
Dipastikan seringnya Kelurahan Mabar Hilir kebanjiran karena tak memeiliki parit limbah serta kapasitas drainase tak dapat menampung tumpahan air hujan lagi.
Dan yang paling parah adalah kiriman air banjir dari kawasan Kota Medan sehingga luberan air terus tergenang di wilayah Kelurahan Mabar Hilir.
Menurut Penggiat Sosial Suhermanto Chaniago seharusnya Dinas SDABMBK (Sumber Daya Air Bina Marga Bina Kontruksi) Pemko Medan dapat memperbesar ukuran saluran air, tentunya melakukan pembangunan drainase kembali di kawasan Kelurahan Mabar Hilir agar dapat menampung luberan air dan membersihkan endapan lumpur dan sampah secara rutin, serta membuat sumur resapan.
"Drainase harus diperbesar karena volume air hujan sudah melebihi kapasitas. $erta membangun kesadaran kepada masyarakat agar tak membuang sampah sembarangan," jelas Suhermanto Chaniago.(chan)




