Dugaan Korupsi Dana Desa, Ketua KPK Tipikor Sumut Sangkal Pernyataan Kades Pematang Johar

Editor: Tim Redaksi author photo
Bagikan:
Komentar


PENGAWAL.ID | LABUHAN DELI - Pernyataan tak ada korupsi oleh Kepala Desa (Kades) Pematang Johar, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sudarman disangkal Ketua Komisi Pengawasan Korupsi (KPK) Tipikor (Tindak Pidana Korupsi) Sumut, Handoko. 

"Faktanya banyak kejanggalan ditemukan di lapangan. Apa benar omongannya Pak Kades itu?, tak ada korupsi," ucap Ketua KPK Tipikor Sumut Handoko, Rabu (15/1/2025). 

Dugaan adanya korupsi Dana Desa bukan isapan jempol belaka. Dari pembangunan jalan gang desa menggunakan Dana Desa, BUMDes dan pembuatan air mineral kemasan. 

"Semua persoalan yang menggunakan Dana Desa telah didata. Jadi jangan bilang tak ada korupsi," beber Handoko. 

Diketahui teranyar adalah pengelolaan Dana Desa untuk program wisata sawah di Desa Pematang Johar yang diduga sarat korupsi karena tak transparan.

"Saya menduga ada korupsi berjamaah. Karena yang bekerja ya kelompok-kelompok mereka juga," beber Handoko. 

Bahkan proyek pembuatan air mineral kemasan yang  menghabiskan anggaran diduga senilai Rp 350 juta belum terealisasi.

"Desas-desus dana pembuatan proyek air mineral ada yang bilang Rp 350 juta dan Kades katakan Rp 200 juta. Pihak Aparat Penegak Hukum (APH) seharusnya cepat mengendus aliran Dana Desa yang diduga bocor sehingga negara tak dirugikan," ungkap Handoko kembali. 

Gawatnya lagi, sambung Handoko, dugaan mekanisme pengelolaan Dana Desa di Desa Pematang Johar dinilai bermasalah dan menyalahi aturan.

"Bocoran dugaan ada jalan pribadi dibangun dengan Dana Desa karena faktor kedekatan Kades Sudarman dengan salah seorang penggiat UMKM di Desa Pematang Johar," kata Handoko. 

Informasinya Kades Pematang Johar telah berkali-kali dipanggil Inspektorat Deli Serdang terkait Dana Desa. 

Dan Kades Sudarman pun telah mengaku kepada wartawan, kalau dirinya dipanggil Inspektorat Deli Serdang. 

"Hanya persoalan Silpa aja Bang!," jelas Sudarman. 

Namun Sudarman tak menyangkal saat disinggung kalau pendanaan wisata sawah ada suntikan dari PT Kawasan Industri Medan (KIM).(red)

Baca Juga
Bagikan:
Pengawal.id:
Berita Terkini
Komentar

Terkini