PENGAWAL | MEDAN - Banyaknya kerugian moril dan material bahkan kehilangan nyawa yang dialami masyarakat akibat bencana banjir bandang. ,Pemerintah harus segera membuat tanggap darurat dengan menyantuni kebutuhan sandang dan pangan bagi masyarakat yang menjadi korban, karena ini sudah masuk dalam bencana alam Nasional.
Pada siaran persnya H Ruslan, SH Ketua Umum PB PENDAWA Indonesia menegaskan, dalam menyantuni masyarakat yang menjadi korban banjir bandang pemerintah terkait harus benar -benar memberikan santunan dengan tepat sasaran.Jangan adanya bencana alam ini dijadikan pemanfaatan oleh segelintir orang.
Tambahnya, banyaknya kerugian dan kerusakan insfratruktur jembatan, rumah ibadah, perkantoran dan sekolah serrta pemukiman. Pemerintah harus seceoatnya memperbaiki dan membangun rumah masyarakat yang tertimpa longsor dan hanyut oleh banjir bandang, agar mereka bisa bangkit untuk pemulihan ekonomi dan ini harus di segerakan.
Lanjutnya, Pemerintah dan penegak hukum terkait harus mengevaluasi izin perusahaan dan terhadap pelaku penebangan kayu di hutan lindung maupun hutan rakyat. karena ini menjadi pemicu bencana banjir bandang dengan merugikan masyarakat kecil.
Seperti kita saksikan secara bersama-sama banyaknya gelondongan-gelondongan kayu yang terbawa banjir, ini harus segera di usut dan segera di tindak tegas.
Sedangkan kepada para anggota legislatif kita harapkan dapat lebih perduli dengan turun langsung kepada masyarakat untuk memberikan kebutuhan-kebutuhan masyarakat yang menjadi korban bencana banjir bandang Nasional, " tegasnya. Rel


