PENGAWAL.ID | MEDAN - Aksi pencurian di wilayah Kecamatan Medan Deli kian meresahkan warga. Dalam beberapa pekan terakhir, kasus kehilangan barang milik masyarakat disebut terus terjadi hampir setiap hari, mulai dari tabung gas hingga tiang jemuran rumah tangga.
Kondisi ini membuat warga di Kelurahan Titipapan hidup dalam kekhawatiran. Mereka menilai situasi keamanan di lingkungan permukiman semakin memprihatinkan dan meminta aparat kepolisian bertindak lebih serius.
Salah satu aksi pencurian terbaru terjadi di Jalan Platina VII D Gang Atok, Kelurahan Titipapan. Sebuah tiang jemuran milik warga raib digondol maling dan aksi tersebut terekam kamera CCTV.
Dalam rekaman CCTV yang beredar di kalangan warga, pelaku terlihat berjumlah lebih dari satu orang dan diduga masih berusia belasan tahun. Mereka tampak leluasa menjalankan aksinya saat situasi lingkungan sedang sepi.
“Sekarang bukan cuma barang berharga, tiang jemuran saja dicuri. Sebelumnya tabung gas juga sering hilang. Warga sudah sangat resah,” ujar seorang warga setempat, Minggu (24/5/2026).
Menurut warga, aksi pencurian di kawasan tersebut bukan lagi kejadian sporadis. Hampir setiap hari ada laporan kehilangan barang milik masyarakat. Situasi itu memunculkan kekhawatiran bahwa kawasan Medan Deli mulai menjadi sasaran empuk para pelaku kriminal jalanan.
Ironisnya, para pelaku yang diduga masih remaja disebut semakin nekat beraksi tanpa rasa takut. Warga menduga lemahnya pengawasan dan minimnya patroli malam membuat pelaku leluasa keluar masuk permukiman.
Masyarakat pun mendesak pihak kepolisian, khususnya Polsek Medan Labuhan, untuk segera meningkatkan patroli rutin di titik-titik rawan pencurian.
“Jangan tunggu korban makin banyak. Polisi harus lebih sering patroli malam. Kami butuh rasa aman,” kata warga lainnya.
Warga berharap aparat segera bergerak cepat memburu para pelaku yang terekam CCTV sebelum aksi pencurian semakin meluas dan menimbulkan keresahan berkepanjangan di tengah masyarakat.(jal/chan)


