PENGAWAL | LANGKAT – Satu-satunya akses darat penghubung tiga desa di Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, terputus setelah jalan beton di Dermaga Lorong Gandi ambles, Senin 22/6/2026. Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH langsung mengucurkan dana pribadi untuk mempercepat perbaikan.
Peristiwa terjadi saat sebuah truk Mitsubishi Fuso bernomor polisi BK 8150 GK milik Lestari Abadi melintas. Roda belakang truk terperosok masuk ke lubang besar berisi genangan air setelah jalan beton patah. Truk dalam kondisi bermuatan.
Jalan yang ambles berada di Kelurahan Brandan Timur dan menjadi penghubung utama warga Lorong Gandi dengan Desa Perlis dan Desa Kelantan. Putusnya jalur dikhawatirkan melumpuhkan aktivitas ekonomi dan mobilitas warga di tiga wilayah tersebut.
“Kalau akses ini putus lama, ekonomi kami mati. Barang nggak bisa diantar, pembeli nggak bisa masuk,” ujar seorang pedagang di Lorong Gandi, Selasa 23/6/2026.
Perbaikan mulai dikerjakan sejak Selasa 23/6/2026. Langkah cepat ini merupakan tindak lanjut koordinasi intensif antara masyarakat, Lurah Berandan Timur Zulkarnain, dan Camat Babalan H. Irham Effendi kepada Bupati Langkat H.Syahaffandim ,SH.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Bupati H. Syah Afandin, SH. Begitu menerima laporan longsor yang mengancam keselamatan warga, beliau langsung turun tangan membantu secara pribadi,” kata salah satu tokoh masyarakat Lorong Gandi.
Dari dokumentasi warga, kerusakan jalan tergolong parah. Jalan beton patah dengan besi rangka mencuat dari genangan air keruh. Garis polisi kuning telah dibentangkan sebagai pembatas di gang permukiman padat tersebut.
Pengerjaan perbaikan melibatkan warga setempat sebagai pekerja. Tokoh muda Lorong Gandi, Hanafi, menargetkan perbaikan rampung dalam waktu sepekan. Dengan selesainya perbaikan, aktivitas penyeberangan, distribusi komoditas, serta mobilisasi warga dari dan menuju Desa Perlis maupun Desa Kelantan diharapkan kembali normal.(Suhendra)




