Maraknya Peredaran Narkoba Menjadi Pemicu Pencurian Sawit di Hamparan Perak, Warga Minta Tindakan Tegas Kepolisian

Editor: S Chaniago author photo
Bagikan:
Komentar


PENGAWAL.ID | HAMPARAN PERAK – Maraknya dugaan peredaran narkotika jenis sabu di Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, disebut-sebut menjadi salah satu faktor yang memicu meningkatnya aksi pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di sejumlah desa, Jumat (10/7/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dari 20 desa yang berada di wilayah Kecamatan Hamparan Perak, sedikitnya tiga desa yakni Desa Paya Bakung, Desa Kota Datar, dan Desa Paluh Kurau menjadi kawasan yang paling rawan terhadap aksi pencurian sawit.

Warga menyebut, aksi para pelaku tidak lagi dilakukan secara sembunyi-sembunyi dalam skala kecil. Para pencuri beroperasi secara terorganisir dengan menggunakan kendaraan truk untuk mengangkut hasil curian. Dalam sekali beraksi, pelaku disebut mampu membawa tandan buah sawit hingga mencapai hitungan ton.

Tidak hanya menyebabkan kerugian ekonomi bagi para pemilik kebun, aksi para pelaku juga dinilai semakin nekat. Mereka disebut tidak segan melakukan kekerasan terhadap warga maupun pihak yang berusaha menggagalkan pencurian.

"Pelaku sekarang berani dan jumlahnya banyak. Kalau ada yang mencoba menghalangi, mereka bisa melakukan penganiayaan," ujar seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan karena alasan keamanan.

Sejumlah warga juga mengungkapkan bahwa beberapa pelaku pencurian sempat tertangkap tangan oleh masyarakat. Namun, aksi pencurian hingga kini masih terus berulang dan belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Di sisi lain, masyarakat menduga maraknya peredaran narkotika jenis sabu di wilayah tersebut memiliki keterkaitan dengan meningkatnya angka pencurian sawit. Dugaan tersebut muncul karena sebagian pelaku disebut melakukan aksi kriminal untuk memperoleh uang yang kemudian digunakan membeli narkoba.

Meski demikian, dugaan keterkaitan antara peredaran narkoba dan pencurian sawit tersebut masih memerlukan pembuktian melalui proses penyelidikan aparat penegak hukum.

Warga berharap aparat kepolisian meningkatkan patroli dan penindakan terhadap jaringan pencurian sawit maupun peredaran narkotika yang dinilai telah meresahkan masyarakat.

Masyarakat juga meminta aparat mengusut tuntas dugaan adanya jaringan pelaku yang terorganisir, sehingga aksi pencurian sawit yang telah berlangsung cukup lama dapat dihentikan dan rasa aman kembali dirasakan oleh warga di Kecamatan Hamparan Perak.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan keterkaitan antara maraknya peredaran narkoba dengan meningkatnya aksi pencurian sawit di wilayah Hamparan Perak. Media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak berwenang.(pe) 

Baca Juga
Bagikan:
Pengawal.id:
Berita Terkini
Komentar

Terkini