PENGAWAL.ID | MEDAN - Warga Jalan Aluminium, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, mengaku resah dengan keberadaan sekelompok geng motor yang kerap melakukan aksi intimidasi dan mengganggu ketertiban lingkungan pada akhir pekan.
Berdasarkan keterangan sejumlah warga, kelompok geng motor yang jumlahnya diperkirakan mencapai belasan orang itu sering melintas di kawasan permukiman menjelang Minggu dini hari. Mereka disebut datang secara berkelompok menggunakan sepeda motor dengan suara knalpot yang bising, sehingga mengganggu kenyamanan masyarakat yang sedang beristirahat.
Tidak hanya itu, warga juga mengaku khawatir karena beberapa anggota kelompok tersebut diduga membawa senjata tajam dan kerap berteriak-teriak saat melintas di jalan lingkungan.
“Setiap menjelang Minggu dini hari mereka datang beramai-ramai. Suara motor mereka sangat keras dan membuat warga tidak tenang,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, Sabtu (31/7/2026).
Menurut informasi yang beredar di tengah masyarakat, kelompok geng motor tersebut juga pernah melepaskan anak panah ke arah jalan permukiman. Meski belum dilaporkan adanya korban, aksi itu disebut nyaris mengenai warga yang sedang berada di sekitar lokasi.
Kondisi tersebut membuat masyarakat semakin khawatir, terutama terhadap keselamatan anak-anak dan warga yang masih beraktivitas pada malam hari.
Sejumlah tokoh masyarakat Tanjung Mulia meminta aparat keamanan untuk meningkatkan pengawasan dan patroli rutin di wilayah hukum Polsek Medan Labuhan guna mencegah potensi tindak kriminalitas yang dapat meresahkan warga.
Masyarakat berharap unsur terkait, mulai dari aparat kepolisian, Bhabinkamtibmas, hingga Babinsa dapat memperkuat koordinasi dalam menjaga keamanan lingkungan dan merespons cepat setiap laporan warga.
Sementara itu, warga juga meminta pihak Polsek Medan Labuhan untuk terus mengintensifkan patroli malam, khususnya pada akhir pekan yang dinilai rawan terjadinya aksi gangguan kamtibmas.
“Kami berharap patroli ditingkatkan agar warga bisa merasa aman dan nyaman saat beristirahat. Jangan sampai ada korban terlebih dahulu baru dilakukan tindakan,” kata seorang tokoh masyarakat setempat, Jumat (31/7/2026).
Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan aktivitas kelompok bermotor tersebut. Namun warga berharap langkah preventif segera dilakukan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di kawasan Tanjung Mulia.(pe)


