PENGAWAL | DELISERDANG – Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang rute Medan–Binjai dan Medan–Lubuk Pakam resmi diluncurkan, Rabu (19/8/2026). Kehadiran transportasi massal ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan konektivitas dan pelayanan transportasi publik di kawasan Medan, Binjai, dan Deli Serdang.
Peresmian berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB di Terminal B Lubuk Pakam, Jalan Medan, Kelurahan Syahmad, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang. Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution, Bupati Deli Serdang dr. Asriluddin Tambunan, Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo, serta sejumlah pejabat dari pemerintah daerah, Kementerian Perhubungan, TNI, Polri, dan instansi terkait.
Turut hadir Dandim 0204/DS Letkol Inf. Wahidin Sobar, S.Sos., M.Sc., Danramil 06/LP Kapten Inf. Warsito, Direktur Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan Dr. Mqiz Tohir, S.T., M.T., Kadishub Provinsi Sumatera Utara Basarin Yunus Tanjung, Wali Kota Binjai Drs. H. Amir Hamzah, Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyiddin Harahap, serta sejumlah pejabat dan stakeholder lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi undangan dan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, tari persembahan, doa, serta pemutaran video mengenai BRT Mebidang.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara Yuda Pratiwi Setiawan, S.STP., M.Si., kemudian menyampaikan laporan terkait pelaksanaan program BRT Mebidang.
Dalam sambutannya, Direktur Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan Dr. Mqiz Tohir, S.T., M.T., mengatakan peluncuran BRT Mebidang merupakan wujud komitmen pemerintah bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam menghadirkan transportasi publik yang nyaman, aman, dan mengutamakan keselamatan penumpang.
Menurutnya, penggunaan transportasi massal diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kemacetan dan penggunaan bahan bakar, khususnya di kawasan perkotaan Medan dan sekitarnya.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution menegaskan bahwa kehadiran BRT Mebidang bukan sekadar menghadirkan moda transportasi baru, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun sistem transportasi perkotaan yang terintegrasi, aman, nyaman, terjangkau, dan berkelanjutan.
“Medan, Binjai, dan Deli Serdang merupakan satu kesatuan kawasan strategis dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi. Setiap hari masyarakat melakukan aktivitas bekerja, bersekolah, berdagang, maupun kegiatan lainnya dengan pergerakan antarwilayah yang sangat besar,” ujar Bobby.
Ia mengajak masyarakat memanfaatkan BRT Mebidang sebagai salah satu pilihan utama dalam melakukan perjalanan. Menurutnya, semakin banyak masyarakat menggunakan transportasi publik, semakin besar pula peluang untuk mengurangi kemacetan, menekan penggunaan kendaraan pribadi, meningkatkan efisiensi perjalanan, sekaligus mengurangi dampak terhadap lingkungan.
Gubernur juga mengingatkan seluruh pengelola dan operator BRT agar senantiasa mengutamakan keselamatan, ketepatan waktu, kebersihan, kenyamanan, pelayanan yang ramah, serta kepastian informasi kepada masyarakat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan launching angkutan umum massal BRT Mebidang serta uji coba Proof of Concept (POC), sebagai bagian dari penerapan layanan transportasi publik tersebut.
Peresmian BRT Mebidang rute Medan–Binjai dan Medan–Lubuk Pakam selesai pada pukul 11.40 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Kehadiran BRT Mebidang diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarkawasan sekaligus mendorong masyarakat beralih menggunakan transportasi umum yang lebih aman, nyaman, efisien, dan ramah lingkungan. (Sumber: Kodim 0204/DS)





