PENGAWAL.ID | HAMPARAN PERAK - Akibat maraknya peredaran narkoba, aksi kejahatan pun terus mengalami peningkatan. Pencurian sawit dan ternak terus berlangsung dan meresahkan di kawasan 15 dusun di Desa Kota Datar, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Masyarakat menunggu tindakan tegas pihak Kepolisian, Rabu (21/10/2026).
Keresahan warga di Desa Kota Datar bukannya tak beralasan karena peredaran narkoba jenis sabu kini telah menyentuh pelajar sekolah dan anak-anak remaja.
Akibat peredaran narkoba, aksi pencurian sawit setiap harinya tanpa henti. Anehnya begitu tertangkap pagi, sorenya diduga terlihat tampak di luar.
Infonya pelaku pencurian di 15 dusun di Desa Kota Datar itu, banditnya itu ke itu juga. Bahkan aksi mereka terus mengganas tanpa rasa takut lagi dengan pihak keamanan.
Disebut-sebut semua kadus di Desa Kota Datar setiap harinya harus bekerja ekstra keras terhadap aksi pencurian tersebut. Aksi pencurian tak mengenal waktu, pagi hari, siang bolong dan biasanya di tengah malam.
Tokoh masyarakat yang tak mau disebutkan namanya menduga penyebab maraknya pencurian di Desa Kota Datar dikarenakan bebasnya peredaran narkoba.
"Bukan di desa ini saja, dipastikan desa lainnya di Kecamatan Hamparan Perak penjualan sabu bebas bak menjual beras," ucapnya.
Terpisah, Desa yang paling rawan akibat pencurian selain Desa Kota Datar adalah Desa Paya Bakung, Desa Klumpang Kebun dan Desa Klambir Lima Kebun. Disana aksi pencurian bukan kiraan janjang namun telah menggunakan truk Colt Diesel.
Lebih lanjut, ucapnya, keberadaan tersebut diperkirakan dapat menghambat program Kapolri Jenderal (Pol) Suyudi Ario Seto dalam memberantas narkoba yang berfokus pada tindakan tegas, terstruktur, dan tanpa kompromi
"Beliau merintahkan seluruh jajaran Kapolda hingga Kapolres untuk menggelar operasi besar-besaran menyasar perkampungan narkoba dan menindak tegas seluruh pihak yang terlibat dalam jaringan peredaran, termasuk oknum aparat atau pihak mana pun yang melindungi aktivitas kejahatan narkotika," jelasnya.(pe)


