Pasca Banjir, TNI AD Pulihkan Sawah Petani di Desa Juhar, Poktan Kenanga Siap Kembali Menanam

Editor: Tim Redaksi author photo
Bagikan:
Komentar

PENGAWAL | SERGAI – Harapan petani di Desa Juhar, Kecamatan Bandar Khalifah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), untuk kembali mengolah sawah mulai terwujud setelah lahan pertanian mereka terdampak banjir dan tertimbun sedimentasi lumpur.

Melalui program Optimalisasi Lahan Rawa (Oplah), personel TNI AD membantu memulihkan kondisi persawahan agar dapat kembali dimanfaatkan oleh petani. Kelompok Tani (Poktan) Kenanga pun menyambut baik penyelesaian pekerjaan tersebut karena lahan mereka kini sudah dapat digarap dan siap memasuki musim tanam kembali.

Pemulihan ini menjadi kabar menggembirakan bagi para petani yang sebelumnya menghadapi kendala akibat timbunan lumpur dan terganggunya aliran irigasi. Dengan kondisi lahan yang berangsur pulih, mereka kini memiliki kesempatan untuk kembali menjalankan aktivitas pertanian.

Dua item pekerjaan utama dalam program tersebut telah rampung. Persawahan yang sebelumnya tertimbun lumpur kini telah dibersihkan, sementara aliran air irigasi sudah kembali normal sehingga mendukung persiapan lahan untuk kegiatan tanam.

Saat ini, pekerjaan leningan menggunakan batu kali masih memasuki tahap akhir, yakni pelapisan atau plesteran. Pekerjaan tersebut dilakukan untuk memperkuat tanggul agar lebih kokoh dan mengurangi risiko kerusakan akibat derasnya aliran air ketika hujan lebat.

Pemulihan lahan pertanian merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat bangkit setelah terdampak bencana sekaligus mendukung ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai.


Pemulihan lahan pertanian ini diharapkan dapat membantu para petani kembali beraktivitas dan melanjutkan musim tanam. Kami ingin kehadiran TNI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam mendukung pemulihan ekonomi petani dan menjaga ketahanan pangan.

Melalui program Oplah ini, TNI AD turut mendorong pemulihan fungsi lahan pertanian dan infrastruktur pendukungnya. Dengan sawah yang kembali dapat digarap serta aliran irigasi yang berfungsi normal, petani Poktan Kenanga diharapkan dapat segera memulai musim tanam dan kembali meningkatkan produktivitas pertanian mereka. (Ril)

Baca Juga
Bagikan:
Pengawal.id:
Berita Terkini
Komentar

Terkini