PENGAWAL | MEDAN - Sebagai bentuk peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, RSUD dr Pirngadi Medan memiliki program inovasi yang akan dijalankan dalam waktu dekat. Inovasi tersebut diantaranya program Jemput bola pasien tetap, mempercepat masa tunggu pasien di IGD dan memberlakukan sistem Rekam Medik elektronik. Semua inovasi ini juga merupakan bagian dari dukungan atas program Medan Medical Tourism yang telah di canangkan Wali Kota Medan Bobby Nasution.
"Kami terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat kota Medan, salah satu bentuk peningkatan pelayanan yang dilakukan RSUD dr Pirngadi diantaranya, Dalam waktu dekat ini kita akan menjalankan program Jemput Bola pasien tetap. Dimana program ini dikhususkan untuk pasien Hemodialisa dan pasien Stroke dan pasien Kemoterapi," Kata Plt Dirut RSUD dr Pirngadi, dr Taufik Ririansyah di ruang kerjanya ketika dikonfirmasi, Kamis (11/5).
Dijelaskan Taufik langkah ini diambil karena mereka sebagai pasien tetap RSUD dr Pirngadi, sehingga harus kita jaga kesehatan dan berikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi mereka. Selain itu berdasarkan data jumlah para pasien tersebut cukup banyak, seperti pasien Hemodialisa yang mencapai 50 orang, mereka rutin datang untuk cuci darah.
"Pasien Hemodialisa, pasien Stroke dan pasien Kemoterapi yang rutin datang ke RSUD dr Pirngadi, nantinya karena mereka sudah diketahui kapan jadwal untuk datang maka akan kita jemput kerumahnya, sehingga begitu di rumah sakit mereka tidak antri lagi langsung mendapatkan pelayanan kesehatan. Setelah selesai para pasien nantinya akan kita antar kembali kerumah Meraka masing -masing,"Jelas Taufik Ririansyah didampingi Wadir pelayanan medis dan keperawatan dr Suhartono SPPD dan Rina Amelia SPSI Mpsi Wadir SDM dan Pendidikan.
Taufik menambahkan pada dasarnya RSUD dr Pirngadi Medan berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dengan lebih memanusiakan para pasien, disamping tetap menjalankan 3S (Senyum,Sapa, Sentuh) kami juga terus berupaya membuat perubahan untuk kenyamanan para pasien sesuai dengan pepatah yang terpajang di rumah sakit RSUD dr Pirngadi yakni Aegroti Salus Lex Suprema (Kepentingan Pasien adalah yang Utama).
Untuk SDM di RSUD dr Pirngadi Medan, lanjut Taufik, jumlah dokter sebanyak 200 orang lebih dan perawat berjumlah 450 orang. Dengan SDM ini jajaran RSUD dr Pirngadi saat ini juga tengah melakukan metode untuk penempatan SDM sesuai dengan tupoksinya. Dimana kita mengembalikan dan menempatkan SDM sesuai kompetensinya masing-masing, artinya seorang perawat harus merawat pasien dan akan diuji secara profesional agar dapat melayani pasien dengan maksimal. (sus)


