DPD GRANAT Sumut: Keamanan Anak Bukan Hanya Tanggung Jawab Orang Tua, Pengaruh Narkotika Mengancam

Editor: S Chaniago author photo
Bagikan:
Komentar


PENGAWAL.ID | MEDAN - Keamanan dan perlindungan anak bukan semata tanggung jawab orang tua, tetapi juga menjadi bagian penting dari peran aparat kepolisian dan seluruh elemen masyarakat.

Humas DPD GRANAT Sumut, Charlie, mengatakan anak merupakan aset bangsa yang harus dijaga bersama dari berbagai ancaman, termasuk penyalahgunaan narkotika dan pengaruh lingkungan negatif.

“Selain orang tua, keamanan anak juga menjadi tanggung jawab kepolisian. Mari bersama-sama menjaga anak sebagai aset besar negara Indonesia,” ujar Charlie, Jum'at (17/4/2026).

Ia menekankan bahwa tanggung jawab terhadap anak bersifat kolektif. Tidak hanya keluarga, tetapi juga sekolah, masyarakat, hingga negara memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.

Menurutnya, perlindungan anak mencakup penyediaan pendidikan yang inklusif, jaminan kesejahteraan fisik dan emosional, serta rasa aman dari berbagai bentuk kekerasan dan eksploitasi.

“Anak bukan hanya tanggung jawab orang tua. Semua pihak harus terlibat, termasuk dalam menciptakan lingkungan yang aman dan memberikan perlindungan menyeluruh,” jelasnya.

Charlie juga menyoroti meningkatnya fenomena kenakalan remaja yang berujung pada tindakan melanggar hukum. Ia menyebut sejumlah kasus seperti tawuran, keterlibatan dalam geng motor, hingga eksploitasi anak menjadi perhatian serius.

“Kita melihat ada anak yang terlibat tawuran, bahkan menjadi korban eksploitasi seperti dijadikan pengemis hingga budak seks. Ini sangat memprihatinkan,” katanya.

DPD GRANAT Sumut berharap kepolisian dapat lebih aktif memberikan edukasi kepada pelajar, khususnya terkait bahaya tawuran dan konsekuensi hukum yang menyertainya.

“Kepolisian memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keamanan sekaligus memberikan pembinaan agar anak-anak memahami batasan hukum,” tuturnya.

Dalam beberapa waktu terakhir, berbagai kasus kekerasan jalanan di Kota Medan menjadi sorotan. Mulai dari aksi tawuran antar kelompok remaja hingga kejahatan jalanan seperti begal yang menimbulkan korban jiwa.

Berdasarkan penelusuran, insiden tawuran dilaporkan terjadi di kawasan Medan Labuhan hingga menewaskan seorang pria di sekitar simpang Kantor beberapa v tahun lalu. Peristiwa serupa juga terjadi di Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, yang menyebabkan seorang remaja meninggal dunia.

Selain itu, aksi begal juga dilaporkan terjadi di sejumlah titik, termasuk yang menyebabkan seorang pedagang mengalami luka serius dan harus dirawat di rumah sakit Delima Martubung. Bahkan, aksi kejahatan di kawasan Belawan sempat memicu keterlibatan aparat POMAL dalam penanganannya.

DPD GRANAT Sumut menyatakan dukungan penuh terhadap program kepolisian dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, khususnya dalam melindungi generasi muda dari ancaman kriminalitas dan narkotika.

“Sinergi semua pihak sangat dibutuhkan agar anak-anak kita tidak terjerumus dan masa depan mereka tetap terjaga,” tutup Charlie.(chan) 

Baca Juga
Bagikan:
Pengawal.id:
Berita Terkini
Komentar

Terkini