PENGAWAL.ID | MEDAN - Aksi begal kembali menghantui wilayah hukum Polsek Medan Labuhan. Kali ini, dua perempuan yang merupakan ibu dan anak menjadi korban kebrutalan tiga pelaku bersenjata besi di kawasan Jalan Jalan KL Yos Sudarso, simpang Dobi, Kelurahan Titipapan, Kecamatan Medan Deli, Sabtu (9/5/2026) dini hari.
Akibat peristiwa itu, sepeda motor Honda Scoopy milik korban raib dibawa kabur. Sang ibu, Timoria boru Sitorus, mengalami luka serius di bagian wajah hingga kritis dan harus menjalani perawatan intensif di RS Siloam Medan. Sementara anaknya, Indah boru Simangunsong, mengalami memar di kaki kiri usai dipukul pelaku menggunakan besi.
Informasi dihimpun, aksi pembegalan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu korban yang tinggal di kawasan Jalan M Basir, Kecamatan Medan Marelan, tengah menuju Pajak MMTC untuk berbelanja kebutuhan dagangan yang akan dijual di Pasar Marelan.
Namun naas, setibanya di dekat eks Pos Lalu Lintas Polsek Medan Labuhan, korban dipepet tiga pria berboncengan sepeda motor dari arah belakang. Para pelaku kemudian mengancam korban sambil meminta mereka turun dari kendaraan.
“Mereka dipepet dari belakang sambil diancam. Pelaku bilang, ‘turun kau kalau tidak kami bunuh kau’,” ujar Pola Nainggolan, tetangga korban, saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu malam.
Situasi mencekam membuat korban panik. Pelaku yang diduga sudah mengincar korban langsung bertindak brutal. Indah yang saat itu dibonceng dipukul menggunakan besi hingga mengalami memar di bagian kaki kiri. Sedangkan Timoria ditarik paksa dari atas sepeda motor hingga tersungkur ke aspal.
Benturan keras membuat wajah korban menghantam jalan. Korban mengalami luka serius di bagian mata dan mulut hingga harus dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis.
“Ibunya sekarang masih dirawat di rumah sakit, tapi keluarga juga terkendala biaya pengobatan. Kalau anaknya dirawat di rumah,” ungkap Pola.
Peristiwa ini kembali memunculkan sorotan tajam terhadap maraknya aksi begal di kawasan Medan bagian utara, khususnya wilayah hukum Polsek Medan Labuhan yang dinilai rawan tindak kriminal jalanan, terutama pada jam-jam sepi menjelang subuh.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait pengejaran terhadap para pelaku. Warga berharap aparat segera menangkap kawanan begal tersebut sebelum kembali memakan korban.(was)


