Kegiatan dilaksanakan dalam dua gelombang pada 6 dan 9 Mei 2026. Selama kegiatan berlangsung, para siswa diawasi langsung oleh dewan guru serta didampingi 12 orang guide lokal dari Tangkahan yang memandu selama tracking.
Pendampingan oleh 25 orang guru dan 12 guide Tangkahan dilakukan untuk memastikan keamanan siswa sekaligus memberikan pemahaman mengenai jalur, flora, dan fauna di kawasan konservasi tersebut. Dalam kegiatan ini, siswa melakukan tracking hutan serta pengenalan jenis tumbuhan yang ada di TNGL.
Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Tanjung Pura, Ashabul Yamin, S.Pd, mengatakan kegiatan ini digelar agar siswa mendapat pengalaman belajar yang berbeda dari suasana kelas.
“Kami berharap siswa mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda dan akan lebih mencintai alam serta lingkungan,” ujar Ashabul Yamin, S.Pd.
Kegiatan ini bertujuan mengenalkan manfaat Taman Nasional Gunung Leuser sebagai kawasan konservasi sekaligus destinasi wisata alam. Para siswa yang mengenakan seragam olahraga kuning-hitam tampak antusias mengikuti rangkaian acara dan berfoto bersama di aliran sungai sambil membentangkan spanduk kegiatan “Belajar dari Alam”.
Pihak sekolah menyebut kegiatan ini menjadi bagian dari program pembelajaran kontekstual agar siswa memperoleh pengalaman belajar langsung mengenai lingkungan dan keanekaragaman hayati. (Suhendra)


