Apresiasi Polri Gagalkan Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin, Perbati Sumut Ajak Semua Elemen Masyarakat Bersinerji Selamatkan Generasi Muda dari Narkoba

Editor: Tim Redaksi author photo
Bagikan:
Komentar
Ketua Perbati Sumut, Zainuddin Lubis.

PENGAWAL | MEDAN – Ketua Pengurus Besar Tinju Indonesia (Perbati) Sumatera Utara, Zainuddin Lubis, mengapresiasi keberhasilan aparat kepolisian bersama tim gabungan menggagalkan penyelundupan narkotika jenis ketamin seberat 1,16 ton di perairan Selat Malaka.

Menurut Zainuddin, keberhasilan tersebut bukan hanya menjadi capaian penting dalam pemberantasan peredaran narkotika, tetapi juga memiliki peran strategis dalam melindungi generasi muda dan mendukung kemajuan olahraga di Sumatera Utara, khususnya cabang olahraga tinju.

Ia menilai, penyalahgunaan narkotika merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda. Dampaknya tidak hanya merusak kesehatan dan kehidupan sosial, tetapi juga dapat menghambat pembentukan karakter, kedisiplinan, serta potensi anak muda dalam meraih prestasi.

“Keberhasilan aparat kepolisian bersama tim gabungan dari Bea Cukai dan BNN menggagalkan penyelundupan 1,16 ton ketamin ini patut diapresiasi. Upaya tersebut merupakan bagian penting dalam menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba yang dapat merusak masa depan mereka,” ujar Zainuddin.

Menurutnya, kemajuan olahraga tidak bisa dilepaskan dari kualitas sumber daya manusia yang sehat, disiplin, dan memiliki mental kuat. Karena itu, pemberantasan narkotika secara tidak langsung turut mendukung pembinaan atlet dan peningkatan prestasi olahraga di Sumatera Utara.

Terlebih, lanjut Zainuddin, Perbati Sumut saat ini sedang giat-giatnya memasyarakatkan cabang tinju di kalangan generasi muda sebagai program prioritas.

"Saat ini kami sedang mempersiapkan program Perbati Sumut Fest dengan sasaran kegiatan generasi muda. Targetnya dapat menarik minat generasi muda untuk terjun menekuni cabang tinju," ujarnya.


Jadi Momentum

Dalam olahraga tinju, kata dia, atlet dituntut memiliki kondisi fisik prima, konsentrasi tinggi, mental tangguh, serta disiplin dalam menjalani latihan. Penyalahgunaan narkotika jelas bertentangan dengan nilai-nilai tersebut dan dapat merusak peluang generasi muda untuk berkembang menjadi atlet berprestasi.

Zainuddin berharap keberhasilan pengungkapan kasus ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah, organisasi olahraga, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mencegah peredaran serta penyalahgunaan narkotika.

Ia juga mendorong agar generasi muda Sumatera Utara diarahkan pada kegiatan positif, salah satunya melalui pembinaan olahraga yang terstruktur dan berkelanjutan.

“Generasi muda harus kita selamatkan dan kita dorong untuk meraih prestasi. Olahraga, termasuk tinju, bisa menjadi wadah untuk membangun disiplin, karakter, dan semangat juang. Karena itu, melindungi anak muda dari narkoba juga berarti menjaga masa depan olahraga Sumatera Utara,” tegasnya.

Zainuddin menegaskan, Perbati Sumut mendukung upaya pemberantasan narkotika demi menciptakan lingkungan yang sehat dan kondusif bagi tumbuhnya atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Sumatera Utara di tingkat nasional maupun internasional.

Ia berharap langkah tegas aparat kepolisian dalam memberantas jaringan narkotika terus berlanjut sehingga generasi muda dapat tumbuh, berkembang, dan berprestasi tanpa dibayangi ancaman barang terlarang tersebut. (sus)


Baca Juga
Bagikan:
Pengawal.id:
Berita Terkini
Komentar

Terkini