Sigap Atasi Bencana, Koramil 02/KTB Kodim 0204/DS Bersama Warga Bersihkan Material Longsor di Desa Suka Dame

Editor: Tim Redaksi author photo
Bagikan:
Komentar

PENGAWAL | DELISERDANG – Personel Koramil 02/Kutalimbaru (KTB) bersama masyarakat dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Deli Serdang bergotong royong membersihkan material longsor yang menimbun badan jalan di Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Kamis (29/10).

Longsor terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi, yang mengakibatkan tebing di sekitar jalan mengalami longsor dan materialnya menutupi akses penghubung antar dusun.

Pembersihan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB itu menyasar dua titik, yakni ruas jalan Dusun II Namo Rindang menuju Dusun IV Urung Lingga serta akses dari Dusun V menuju Dusun IX, Desa Suka Dame.

Berdasarkan data yang dihimpun, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, longsor berdampak terhadap sekitar 85 kepala keluarga (KK) atau kurang lebih 320 jiwa dari kedua wilayah tersebut.

Rinciannya, sebanyak 45 KK atau sekitar 200 jiwa terdampak di jalur Dusun II menuju Dusun IV. Sementara itu, di jalur Dusun V menuju Dusun IX, terdapat 40 KK atau sekitar 120 jiwa yang turut terdampak.

Dalam penanganan awal, personel TNI melalui Babinsa bersama perangkat desa dan masyarakat melakukan pembersihan secara manual menggunakan cangkul, sekop, serta mesin senso. Mereka juga menunggu dukungan alat berat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Deli Serdang untuk mempercepat proses penanganan.

Hingga kegiatan berlangsung, kedua akses jalan tersebut belum dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Kondisi cuaca yang masih mendung dan berpotensi kembali diguyur hujan turut menjadi perhatian, mengingat risiko longsor susulan masih dapat terjadi apabila curah hujan kembali meningkat.

Danramil 02/Kutalimbaru, Kapten Inf Eka Maryuda, turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama Kepala Desa Suka Dame, Pinten Manik, para kepala dusun, dan masyarakat setempat.

Gotong royong ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk menangani dampak bencana sekaligus memulihkan akses transportasi warga. Masyarakat diimbau tetap waspada, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi, serta menghindari melintasi titik longsor sebelum kondisi jalan dinyatakan aman.

Proses pembersihan material longsor masih berlangsung. Penanganan lanjutan diharapkan dapat dilakukan dengan dukungan peralatan yang memadai agar akses antar dusun segera kembali dapat digunakan masyarakat.

Di tempat terpisah, Dandim 0204/DS Letkol Inf Wahidin Sobar, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa penanganan dampak bencana alam membutuhkan kerja sama dan kepedulian seluruh pihak, baik TNI, pemerintah daerah maupun masyarakat.

Menurutnya, gotong royong membersihkan material longsor merupakan bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak sekaligus upaya mempercepat pemulihan akses transportasi yang menghubungkan antar dusun.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan. Keselamatan warga harus menjadi prioritas, terutama saat melintasi kawasan yang rawan longsor.

Dandim berharap, melalui koordinasi lintas sektor dan dukungan peralatan yang memadai, proses pembersihan dapat berjalan optimal sehingga akses jalan segera pulih dan aktivitas masyarakat kembali normal. (Sumber: Kodm 0204/DS)

Baca Juga
Bagikan:
Pengawal.id:
Berita Terkini
Komentar

Terkini