![]() |
| Gubernur Sumut Edy Rahmayadi bersama Direktur Tertib Niaga Kemendag Veri Anggrijono saat meninjau harga bahan pokok di Pusat Pasar Medan. (foto: ant) |
PENGAWAL | MEDAN - Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menjamin harga kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadhan terjamin stablilitasnya. Hal itu diutarakannya saat meninjau harga-harga bahan pokok di Pusat Pasar Medan, Jumat (26/4/2019).
Menurut Edy, saat ini hampir semua bahan pokok di pasar tradisional seperti daging sapi, beras, cabai, bawang merah dan telur masih normal. Hanya bawang putih yang melambung. Tingginya harga bawang putih, karena kekurangan stok.
"Yang paling menonjol adalah harga bawang putih karena alasannya ada kekurangan stok," katanya.
Edy mengancam distributor bawang putih di pasar tersebut karena dinilai tidak baik melayani permintaan pasar. Menjelang hari besar keagamaan seperti bulan Ramadhan, Lebaran, Natal dan Tahun Baru, ujar Edy Rahmayadi, permintaan pasti besar.
"Tidak ada alasan, distributor ini harus merencanakannya jauh-jauh hari. Inikan rakyat kita adalah pelayan rakyat dan kitalah yang melayani. Kalau tidak bisa kita cari yang bisa," katanya.
Ia menambahkan dalam rangka memantau harga, pemerintah Sumut datang langsung ke pasar bersama rombongan Kementerian Perdagangan agar masyarakat Medan tahu bahwa pemerintah menjaga harga ini.
"Makanya kita datang ke pasar biar masyarakat tahu, kita jaga harga ini sehingga masyarakat nanti bisa nyaman menjalankan puasa di bulan Ramadan," tambahnya.
Sementara itu, Direktur Tertib Niaga Kemendag Veri Anggrijono mengatakan tim satgas pangan Kemendag melakukan pemantauan hampir di seluruh Indonesia dalam rangka kesediaan dan kesiapan dalam kebutuhan masyarakat menjelang bulan Ramadan.
"Khusus di Medan masih terpantau normal dan hanya bawang putih saja yang masih naik harganya namun pak menteri sudah mengeluarkan izin impor bawang putih yang diharapkan nanti pada kesempatan pertama ini bisa masuk ke Sumut," katanya. (sus/ant)
Baca Juga


