Diduga Kebijakan Pertamina Menyesatkan, SPBU 14.202.1141 Marelan Dilaporkan

Editor: S Chaniago author photo
Bagikan:
Komentar


PENGAWAL.ID | MEDAN - Seorang warga Marelan, Charlie (44) menuding pelayanan SPBU 14.202.1141 Pasar 3 Marelan tak berpihak kepada masyarakat. Telah 2 jam mengantri  namun jatah solar yang diharapkan tak didapatkan juga, Kamis (29/1/2029) 

Seperti perkataan, Charlie dirinya yang telah mengantri selama 15 menit saat akan mengisi solar bersubsidi di SPBU Marelan menggunakan barcode, namun petugas mengatakan jaringan terganggu sehingga pengisian solar tidak dapat dilakukan. 

"Saya diarahkan petugas harus menunggu 15 menit kembali agar dapat mengisi minyak solar," kata Charlie. 

Namun yang kedua kalinya kata apes yang ada, karena Charlie tak juga dapat mengisi minyak solar bersubsidi karena diarahkan harus menunggu kembali selama 1 jam lamanya. Dengan langkah lunglai lalu stiur mobil diputar sembari memutar-mutar di kawasan Marelan. Tepat 1 jam menunggu sesuai dengan janji, Charlie kembali menagih janji petugas SPBU Marelan.

"Sudah nggak benar kebijakan yang diterapkan pemerintah. Ini namanya menyengsarakan rakyat. Solar bersubsidi yang saya harapkan kata petugas sudah habis," beber Charlie kepada wartawan. 

Charlie pun menyinggung petugas SPBU 14.202.1141 Pasar 3 Marelan yang dianggap tak profesional, karena katanya jaringan terganggu, namun kendaraan lainnya semua dapat mengisi minyak solar. 

"Inikan tak benar lagi. Logika saja, kalau jaringan terganggu berarti semua kendaraan tentunya tak dapat mengisi," ucap Charlie. 

Charlie juga mengadukan SPBU 14.202.1141 Pasar 3 Marelan ke Humas Pertamina pusat dengan no. aduan 20260129053244742.(chan) 



Baca Juga
Bagikan:
Pengawal.id:
Berita Terkini
Komentar

Terkini