PENGAWAL.ID | MEDAN - Komunitas Sedekah Jum'at (KSJ) prioritaskan janda yang menjadi tulang punggung keluarga. Relawan jurnalis menyisir para janda lansia yang berprofesi sebagai penjaja sayur keliling, penjual bubur, dan buruh cuci, Jum'at (8/5/2026) .
Kehadiran tim KSJ mendapat respon positif dari masyarakat setempat , seperti yang di katakan bidan Wati kepada awak media.
"Seandainya kami ingin mendonasikan sedikit harta kami, Saya dan keluarga percaya kepada KSJ. Mudah-mudahan mereka amanah untuk bersedekah ke masyarakat dan tepat sasaran," jelasnya.
Jumiati (56) warga Mabar, seorang pedagang sayur keliling mengatakan sangat senang mendapatkan sembako dari KSJ.
"Saya harus menjadi tulang punggung keluarga dengan mengurus 1 anak kandung serta empat anak angkat yatim piatu. Dengan berjualan sayuran keliling saya berharap bisa menghidupi dan menyekolahkan mereka," ucapnya.
Kehidupan yang sangat keras buat Jumiati, sehingga dirinya ditempa menjadi wanita yang kuat.
"Inilah kehidupan! Kalau kita tidak berusaha, gimana lagi cara kita menghidupi anak anak. Saya sudah terbiasa dalam kesusahan. Semuanya harus disyukuri," beber Jumiati.
Terpisah pendiri Pembina KSJ H. Ikhwan Lubis SH MH mengatakan walau saat ini KSJ hanya bisa membantu puluhan dhuafa setiap Jum at nya , namun dirinya percaya nantinya KSJ akan mampu membantu para fakirmiskin dan anak yatim piatu lebih banyak lagi.
"Tetaplah melakukan kegiatan sedekah Jum'at walau hanya dengang 2 karung beras, Itu akan membuat kita lebih ikhlas dan terbiasa melakukannya," pesannya.(real)


