PENGAWAL.ID | MEDAN - Polsek Medan Labuhan memberikan perhatian khusus terhadap kasus pembobolan ratusan kios dan lapak pedagang di Pasar Tradisional Marelan. Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian yang meresahkan para pedagang tersebut, Jumat (26/6/2026).
Kapolsek Medan Labuhan, AKP D. Raja Putra Napitupulu, SIK. MM menegaskan bahwa kasus tersebut menjadi atensi jajarannya.
"Masih lidik. Kasus atensi," ujarnya singkat kepada wartawan melalui pesan WhatsApp.
Secara terpisah, Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, Iptu Hamzar Noldi, SH MH memastikan pihaknya akan bekerja maksimal meski dihadapkan pada keterbatasan personel.
"Walau dengan personel yang terbatas, kami tetap bekerja keras mengungkap kasus pencurian di Pasar Tradisional Marelan," katanya.
Hamzar juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif membantu proses penyelidikan dengan memberikan informasi maupun bukti awal yang dapat menjadi petunjuk bagi kepolisian.
Menurutnya, dukungan masyarakat sangat penting untuk mempercepat pengungkapan kasus. Ia juga mengimbau para pedagang agar meningkatkan sistem keamanan di lingkungan pasar.
"Ada baiknya saat ini kita tetap memasang Closed Circuit Television (CCTV) demi keamanan," ujarnya.
Sementara itu, salah seorang korban, Charlie, mengaku telah menyerahkan rekaman video kepada pihak kepolisian. Dalam rekaman tersebut, sebelum kiosnya dibobol, terlihat seorang pria datang dan memberikan peringatan bahwa kios miliknya diduga menjadi sasaran pencurian karena memiliki pintu besi yang dinilai sangat tebal.
"Sebelum kios saya dibobol, ada seorang pria datang ke kantor dan mewanti-wanti kalau kios ada yang menarget karena pintu besinya sangat tebal," ungkap Charlie.
Charlie juga mengaku telah menyampaikan kepada penyidik bahwa dirinya sebelumnya pernah dua kali menjadi korban pencurian, yakni kehilangan ketumbar dan bumbu dagangan.
Hingga kini, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi, barang bukti, serta mendalami rekaman yang tersedia untuk mengidentifikasi pelaku. Aparat memastikan proses penyelidikan terus dilakukan guna mengungkap kasus pembobolan yang merugikan ratusan pedagang di Pasar Tradisional Marelan tersebut.(chan)


