PENGAWAL.ID | MEDAN - Saling serang antar kelompok pemuda kembali pecah di Medan Labuhan. Kali ini seorang pria inisial D diduga tewas akibat tertembak di bagian wajah.
Peristiwa saling serang dua kelompok pemuda itu terjadi di terowongan jalan tol dekat PT Agro Raya Ma, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, pada Sabtu (18/7/2026) dini hari.
Lurah Sei Mati Yogi Fatresya Wahyu membenarkan adanya bentrok antar kelompok, dimana keduanya membawa senjata tajam dan senapan angin, hingga salah seorang pria tewas karena tertembak.
"Benar, kemarin sempat terjadi tawuran antar pemuda. Mereka membawa senjata tajam dan senapan angin," kata Yogi, Minggu (19/7/2026).
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa diduga akibat tawuran itu pemuda inisial D yang merupakan warga Pasar Pekong, meninggal dunia. Sebab, D mengalami luka tembak di bagian wajah.
"Kabarnya dia tertembak di bagian mata di lokasi. Lalu dibawa meninggal di perjalanan menuju Rumah Sakit Delima," ungkapnya.
Tak hanya itu, terdapat beberapa korban yang mengalami luka-luka akibat terkena tembakan ataupun senjata tajam dari saling serang tersebut.
"Ada juga wargaku yang terluka. Kayak kakinya ditembak gitu. Tapi ini masih dicari tahu lengkapnya," ujarnya.
Hingga kini, pihaknya masih belum mengetahui secara pasti penyebab saling serang dua kelompok tersebut. Namun berdasarkan informasi yang diperoleh, bentrok antar kedua pemuda sering kali terjadi, oleh sebab itu pihaknya tiap kali patroli di sekitar.
"Sebenarnya kami sudah bekerjasama dengan petugas TNI Polri setempat untuk patroli. Tapi mereka ini selalu cari cela begitu," lanjutnya.
Terpisah Kapolsek Medan Labuhan Kompol D Raja Putra Napitupulu membenarkan adanya antar kedua kelompok pemuda, dan ada satu orang yang meninggal dunia, akan tetapi pihaknya masih mendalami penyebab kematian seorang pria berinisial D.
"Kita udah bolak-balik menyuruh kedua orang tua korban, tetapi keluarganya belum membuat laporan hingga kini, pihak masih mendalami apakah korban ini meninggal dunia dikarenakan kecelakaan lalulintas atau tawuran," pungkasnya.(real)


