PENGAWAL.ID | LABUHAN DELI - Pasca kebakaran yang disebabkan Limbah B3 ( Bahan Berbahaya dan Beracun) dari KIM (Kawasan Industri Medan) di pemukiman warga Dusun 15, Desa Pematang Johar, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang. PT KIM dianggap lemah dalam pengawasan limbah tersebut.
Sebelumnya akibat terjadi kebakaran hebat di aliran parit warga di Dusun 15, Desa Pematang Johar api nyaris menyambar rumah warga.
"Terjadi dua kali kebakaran Bang! Kalau tidak cepat datang mobil pemadam kebakaran pasti rumah kami disambar api juga. Dugaan penyebabnya adalah abu bekas pembakaran batu bara dan minyak oli dari PT Jui Shin," kata Nadila (26)
Bahkan gawatnya lagi parit warga yang tercemar limbah B3 sepanjang 800 meter tersebut terlihat airnya berwarna hitam.
Bukan itu saja, sumur galian dan sumur bor yang dibuat warga tak terhindar dari pencemaran hebat limbah B3 itu. Air sumur berminyak dan sangat keruh.
Terkait keluhan warga, Kadus 15 Haris mengatakan kalau sumur warga telah tercemar limbah juga.
"Rata-rata sumur bor warga keruh," singkat Kadus, Jumat (28/8/2026).
Konfirmasi kepada Humas PT KIM terkait limbah B3 yang terbakar dekat parit pemukiman warga.
"Kita sudah melakukan release berita dan merespon keluhan warga Bang," kata Nico.
Reporter Pengawal.Id kembali melemparkan pertanyaan kalau PT KIM dianggap lemah dalam pengawasan limbah kawasan industri hingga mengalir ke parit pemukiman warga.
Lantas Nico pun menjawab kalau pembersihan parit PT KIM adalah bentuk respon terhadap keluhan warga Desa Pematang Johar.
Terkait pembuangan limbah ke parit warga tersebut, PT KIM sudah berkoordinasi dengan DLH Deli Sedang dan Gakkum DLH Pemprovsu untuk tindak lanjutnya.
Ada keanehan dalam peristiwa kebakaran disebabkan limbah B3 itu, karena peristiwa terjadi baru PT KIM membuat pengaduan ke Gakkum DLH Pemprovsu. Sementara kalau saja tak terjadi kebakaran berarti dugaan limbah B3 terus mengalir di parit pemukiman warga.(pe)





