Kodim 0212/TS Percepat Pembangunan Jembatan Beton di Sampuran, Progres Capai 60,10 Persen

Editor: Tim Redaksi author photo
Bagikan:
Komentar

PENGAWAL | PADANG LAWAS UTARA – Pembangunan jembatan beton di Desa Sampuran, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara, terus dikebut. Hingga Rabu (7/10/2026), progres pembangunan jembatan yang dikerjakan di wilayah Kodim 0212/TS tersebut telah mencapai 60,10 persen.

Sejumlah pekerjaan dilakukan di lokasi, mulai dari pembersihan area pembangunan, perakitan keranjang pondasi, pembuatan begisting atau mal, hingga pelangsiran material jembatan. Pekerjaan juga meliputi pengecoran pondasi, pembongkaran jalan darurat, pembuatan mal pengecoran pondasi, serta pemasangan pondasi bibir jembatan.

Proses pembangunan dilanjutkan dengan penimbunan pada bagian bibir jembatan. Tahapan tersebut menjadi bagian penting untuk memperkuat struktur sekaligus mempersiapkan jembatan agar nantinya dapat digunakan masyarakat sebagai akses penghubung yang lebih aman dan nyaman.

Kapendam I/BB Kolonel Inf Sandy S.I.P., M.Han., mengatakan, pembangunan jembatan beton bukan sekadar menghadirkan infrastruktur penghubung, tetapi juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan keselamatan, mobilitas dan kesejahteraan masyarakat.

Pembangunan jembatan ini dilakukan secara bergotong royong dengan melibatkan personel Kodim 0212/TS, Denzibang, YonTP, serta masyarakat setempat. Sinergi ini menjadi kekuatan penting dalam mempercepat pembangunan sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kemajuan wilayah. 

Dengan konstruksi yang lebih kokoh dan dapat digunakan dalam jangka panjang, jembatan beton diharapkan mampu memangkas waktu tempuh warga, mempermudah akses menuju sekolah, fasilitas kesehatan maupun pusat pemerintahan, serta tetap mendukung aktivitas masyarakat di berbagai kondisi cuaca.

Keberadaan jembatan juga memberikan manfaat langsung bagi sektor pertanian dan perekonomian masyarakat. Akses yang lebih baik akan memudahkan petani membawa hasil panen ke pasar, sekaligus memungkinkan kendaraan maupun alat pertanian masuk lebih dekat ke area perkebunan dan persawahan.

Pembangunan jembatan ini diharapkan tidak hanya membuka akses antarwilayah, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian lokal, memperkuat konektivitas masyarakat dan membuka peluang berkembangnya berbagai potensi daerah, termasuk sektor pariwisata. (Sumber: Pendam I/BB)

Baca Juga
Bagikan:
Pengawal.id:
Berita Terkini
Komentar

Terkini