LIPPSU dan Yayasan Daun Sirih Gelar Dialog Kesultanan Langkat dan Kekejaman PKI

Editor: susilo author photo
Bagikan:
Komentar

PENGAWAL | MEDAN - Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) dan Yayasan Daun Sirih Sumut akan menggelar dialog history napak tilas Kejayaan Kesultanan Langkat dan menguak tabir kekejaman PKI, Oktober 2019 mendatang.

Direktur Eksekutif LIPPSU Azhari AM Sinik mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2019 mendatang. "Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mengingat dan memperingati hari kesaktian Pancasila 1 Oktober 2019 dan kejadian revoluasi sosial di Sumatera Timur dalam menguak tabir runtuhnya Kesultanan Langkat dan kesultanan Iainnya di Indonesia khususnya di Sumatera Utara. Dialog Sejarah ini akan diselenggarakan di Kota Raja Tanjung pura Langkat Pada bulan Oktober 2019 di Gedung Aula Serba Guna Tanjung Pura," ujarnya.

Kegiatan ini kali kedua dilaksanakan LIPPSU dan Yayasan Daun Sirih, setelah sebelumnya dialog history tentang napak tilas Kesultanan Bahrain Kota Pinang yang digelar tahun lalu. "Dialog history ini merupakan napak tilas kerajaan-kerajaan Kesultanan melayu yang ada di Indonesia," ucapnya.

Untuk itu Azhari mengharapkan peran maksimal pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten/Kota. Semua harus bangkit dan bergerak mengangkat kembali peradaban-peradaban di Sumut terkait dengan UU Cagar Budaya.

Dalam UU Cagar Budaya, ujar Azhari, disebutkan bahwa pemerintah daerah berkewajiban merawat dan memelihara bangunan-bangunan yang mengandung nilai-nilai heritage. Lahirnya kota-kota di Sumut meninggalkan jejak sejarah berupa bangunan-bangunanyang bernilai sangat tinggi.

Azhari yang juga penggiat anti korupsi ini mengatakan, acara tersebut nantinya akan menghadirkan ahli-ahli sejarah, budayawan, pemerintah, tokoh-tokoh Kesultanan Melayu Langkat dan tokoh-tokoh kesultanan lainnya.

"Kita juga berharap kepada pemerintah Sumut termasuk Kab/Kota agar berpartisifasi dalam acara tersebut, karena acara tersebut dari kita, oleh kita dan untuk kita dalam rangka mewujudkan Sumatera utara yang bermartabat," ucapnya. (sus)
Baca Juga
Bagikan:
Pengawal.id:
Berita Terkini
Komentar

Terkini