PENGAWAL.ID | HAMPARAN PERAK - Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) DPD Sumut mendesak pihak Kepolisian untuk membersihkan sindikat narkotika di kawasan Hamparan Perak.
"GRANAT mendukung penuh Polda Sumut untuk membersihkan jaringan narkoba Kecamatan Hamparan Perak," tegas Humas GRANAT DPD Sumut Charlie, Sabtu (2/5/2026).
Bukan tanpa alasan kalau organisasi anti narkotika ini mendesak Polda Sumut. Karena diketahui beberapa tahun terakhir ini angka kriminal menanjak tajam dari sebelumnya.
"Maraknya narkoba sehingga pencurian disebut-sebut hampir setiap hari terjadi. Dari pencurian sepeda motor, buah kelapa sawit, membobol rumah warga dan malah tabung untuk memasak habis disikat," beber aktifis anti narkotika ini.
Keresahan warga terus memuncak setelah sepeda motor Kadus 4 Desa Kota Datar Muzakir Fahmi dan sepeda motor Ketua Ranting PP Desa Lama disikat pencuri.
Diketahui warga, pemuka masyarakat dan tokoh agama disebut-sebut bakal bergerak dan melakukan unjukrasa.
Ditelusuri tempat yang rawan dari sindikat narkoba adalah Desa Kota Datar tempatnya Dusun 11 dan Dusun 12 Gudang Atap, Desa Lama, Desa Hamparan Perak, Desa Paya Bakung, dan Desa Klambir Lima Kebun
Di Desa Kota Datar yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Langkat terendus merupakan jalur hitam masuknya sabu. Disebut-sebut narkoba banyak di suplai dari kawasan Langkat
Pemuka agama dan masyarakat meminta kepada Kepolisian untuk turun ke Hamparan Perak yang konon katanya telah menjadi kota tanpa aturan.
Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian terkhusus Polsek Hamparan Perak. (real)


