PENGAWAL.ID | HAMPARAN PERAK - Keselamatan jiwa warga dipertaruhkan. Jaringan kabel listrik Dusun 2, Desa Kota Datar menjuntai di kawasan permukiman. Ratusan meter kabel listrik bertegangan tinggi terlihat menggantung rendah bak tali jemuran.
Pantauan di lokasi menunjukkan kabel tersebut menjulur dalam posisi tidak semestinya, bahkan berada pada ketinggian yang rawan tersentuh aktivitas sehari-hari warga. Situasi ini dinilai sangat berbahaya, terutama jika lapisan pelindung kabel mengalami kerusakan.
“Kabel bisa saja terbuka karena tergesek pohon saat angin kencang,” ujar Jeman (69), warga setempat, Senin (27/4/2026)
Ancaman bukan sekadar potensi. Warga mengungkapkan, insiden nyaris putusnya kabel listrik pernah terjadi ketika pohon kelapa sawit tumbang dan menimpa jaringan tersebut. Peristiwa itu mempertegas risiko besar yang mengintai jika kondisi ini terus dibiarkan.
Selain membahayakan pejalan kaki dan penghuni rumah, kabel bertegangan tinggi yang menggantung rendah juga rawan tersangkut kendaraan maupun aktivitas pertanian di sekitar permukiman.
Warga menilai kondisi ini sebagai bentuk kelalaian serius dalam pemeliharaan infrastruktur vital. Mereka mendesak pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) segera turun tangan melakukan perbaikan sebelum terjadi korban jiwa.
“Kami minta PLN segera memperbaiki jaringan ini. Ini sangat membahayakan!” tegas Jeman.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PLN terkait kondisi kabel listrik tersebut maupun rencana penanganannya.(chan)


