PENGAWAL | MEDAN - Banyaknya lokasi judi dan narkoba yang masih beroperasi menjelang bulan Ramadhan, membuat banyak pihak gerah. Mereka berharap para bandar dan cukong menghormati bulan suci bagi umat Muslim.
Setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan angkat bicara soalnya praktik ilegal itu, kini giliran tokoh agama Ustadz Affan Sihite bersuara.
Dia mendesak Gubernur dan Polda Sumut serta Kodam I/BB untuk melakukan razia dan menangkap para cukong judi dan narkoba yang makin marak di Sumut, khususnya Kota Medan.
Ustad Affan Sihite menyebutkan sejumlah wilayah yang diduga menjadi lokasi praktik tersebut, seperti Belawan, Marelan, Medan Sunggal, Medan Area, hingga Jalan Jermal. Menurutnya, praktik ilegal semua tempat itu harus segera dihentikan mengingat umat Muslim akan menjalani ibadah puasa di bulan suci Ramadhan.
"Kita meminta Bapak Gubsu, Kapoldasu dan Pangdam I/BB melakukan razia. Tidak hanya razia besar-besaran, tetapi juga menangkap para cukong judi, termasuk yang disebut-sebut pria berinisial 'AK'," kata Affan kepada wartawan di Medan, Senin (16/2/2026).
Affan mengatakan, secara hukum agama praktik perjudian dan apapun sifatnya sudah jelas dilarang dan hal itu sejalan dengan hukum negara.
Karena itulah, menurutnya, aparat penegak hukum harus bertindak tegas, terlebih menjelang bulan suci Ramadan.
Memurut Affan harus ada saling menghargai dan agama manapun melarang perjudian mengingat hal itu pastilah akan merusak setiap orang.
Seperti, Selasa (17/2/2026) umat Buddha melaksanakan hari keagamaan yang harus kita hormati agar terciptanya kekondusifan di tengah-tengah masyarakat.
"Tidak ada perjudian dan narkoba yang membuat orang bahagia. Malah yang ada sengsara," ucapnya serius.
Ia juga berharap Bobby Nasution selaku Gubernur Sumatera Utara dapat menindaklanjuti persoalan yang sangat meresahkan masyarakat.
"Kita melihat praktik perjudian, baik judi tembak ikan, dadu, sabung ayam, maupun judi online, telah merusak mental masyarakat dan berujung pada tindak kriminal seperti perampokan bermotor atau begal," ucapnya.
Affan turut mendukung langkah tegas Bobby Nasution yang sebelumnya disebut telah menertibkan sejumlah lokasi maksiat, perjudian, dan peredaran narkoba.
Affan kembali menambahkan, Bobby merupakan sosok pemimpin muda yang visioner dalam membangun daerah yang aman dan sejahtera. Karena itu, praktik perjudian dan narkoba dinilai sangat mengganggu upaya tersebut.
Ia pun meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Polda Sumut, dan Kodam I/Bukit Barisan bersinergi melakukan tindakan tegas terhadap para cukong judi dan narkoba. (sus)


