Acara Gemes 2026 Tak 'Merakyat', Pengunjung Kecewa

Editor: Tim Redaksi author photo
Bagikan:
Komentar

PENGAWAL | MEDAN - Acara Gelar Melayu Serumpun (GEMES) XVIII/2026 yang digelar Dinas Pariwisata Medan di Lapangan Merdeka mendapat kritik dari masyarakat. Acara yang menghabiskan anggaran Rp 2,5 miliar itu dianggap tidak 'merakyat'.

Pantauan di lokasi Selasa (30/6/2026) malam, masyarakat yang hadir ke Lapangan Merdeka Medan hanya bisa melihat acara yang dibiayai pajak rakyat itu dari jauh. Pasalnya, lokasi acara dikelilingi oleh pagar besi dan pengunjung hanya bisa menyaksikan acara melalui layar yang disediakan panitia.

"Ekslusif kali kayaknya acara ini, kami yang mau lihat cuma bisa dari jauh. Kalau cuma lihat dari layar untuk apa," kata Yuni, salah seorang pengunjung.

Harusnya, kata Yuni, acara hiburan ini bisa lebih dinikmati pengunjung yang hadir. Rasa kecewa tak bisa ditutupi Yuni setelah datang ke lokasi acara Gemes, apalagi rumahnya cukup jauh. "Jauh-jauh dari Johor ke sini, cuma lihat acara yang tak 'merakyat' untuk apa," tuturnya.

Ridwan, pengunjung lainnya juga menyampaikan rasa kecewa setelah datang melihat langsung acara Gemes 2026 di Lapangan Merdeka Medan. "Pantas lah sepi acaranya, cuma begini konsep," ungkapnya.

Menurut dia acara seperti ini tidak perlu digelar secara rutin karena hanya menghabiskan anggaran. "Berapa pula uang habis untuk acara hiburan model begini," tanya dia.

Untuk diketahui Gemes 2026 dibuka , Sabtu (27/6) malam. Kegiatan ini  berlangsung selama empat hari penuh, mulai dari 27 hingga 30 Juni 2026. 

Wali Kota Medan Rico Waas mengatakan acara Gemes tidak hanya  tidak hanya sekedar festival ataupun acara pertunjukan. Melainkan Gemes merupakan upaya untuk melestarikan kebudayaan Melayu di tengah gempuran modernitas. 

​"Yang kita takutkan adalah bagaimana tentang kebudayaan kita. Apakah kebudayaan akan bisa mengikuti perkembangan zaman? Namun kami meyakini, kebudayaan Melayu yang menjunjung tinggi adat istiadat, kesantunan, dan agama ini akan selalu hidup berdampingan bersama kita," kata Rico. (sus)

Baca Juga
Bagikan:
Pengawal.id:
Berita Terkini
Komentar

Terkini