PENGAWAL.ID | MEDAN - Kekecewaan masyarakat terhadap layanan PT PLN semakin memuncak. Bukan hanya akibat pemadaman listrik yang disebut terjadi berulang kali, warga juga menilai layanan pengaduan melalui nomor darurat PLN 123 tidak mampu memberikan solusi maupun kepastian informasi.
Keluhan tersebut disampaikan Charlie, warga Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, yang mengaku mewakili keresahan masyarakat atas seringnya pemadaman listrik di wilayah Medan Marelan dan sekitarnya.
Menurutnya, pemadaman listrik yang terjadi bahkan bisa berlangsung hingga tiga kali dalam sehari tanpa adanya penjelasan yang memadai dari pihak PLN.
"Bagaimana masyarakat tidak kecewa, dalam satu hari listrik bisa padam sampai tiga kali. Kami menghubungi operator 123 untuk meminta penjelasan, tetapi hanya dijanjikan akan dihubungi kembali dan kenyataannya tidak pernah ada tindak lanjut," ujar Charlie, Rabu (10/2/2026).
Ia menilai keberadaan layanan Call Center 123 yang seharusnya menjadi garda terdepan pelayanan informasi kepada pelanggan justru tidak memberikan kepastian atas laporan masyarakat.
Charlie juga menyoroti minimnya transparansi PLN terkait penyebab pemadaman yang terus berulang. Menurutnya, masyarakat berhak mendapatkan informasi yang jelas, termasuk langkah penanganan dan solusi yang dilakukan perusahaan.
"Kalau memang ada gangguan atau perbaikan jaringan, sampaikan secara terbuka kepada masyarakat. Jangan hanya meminta maaf tanpa memberikan penjelasan yang jelas. Warga juga berhak mengetahui apa penyebab listrik terus padam," tegasnya.
Sebagai Humas Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Sumut, Charlie bahkan menilai nomor layanan darurat 123 PLN hanya menjadi sarana untuk meredam kemarahan masyarakat tanpa memberikan penyelesaian nyata.
"Kami menilai nomor 123 PLN hanya menjadi alat untuk mengelabui warga. Masyarakat melapor, tetapi tidak mendapatkan jawaban yang dibutuhkan. Kalau seperti ini, apa manfaat keberadaan layanan tersebut?" katanya.
Pemadaman listrik yang berulang disebut telah mengganggu aktivitas masyarakat dan pelaku usaha di sejumlah kawasan Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT PLN terkait penyebab pemadaman listrik yang dikeluhkan warga maupun mengenai tudingan tidak optimalnya pelayanan Call Center 123. Media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak PLN untuk menjaga keberimbangan pemberitaan.(chan)


