PENGAWAL.ID | MEDAN - Menjadi sorotan tajam nitizen. Akibat jalan rusak Bon Tong (66) warga Titi Papan, patah tulang. Namun Pelabuhan Internasional Belawan yang termasyhur pun, mempunyai juga jalan rusak, Sabtu (13/6/2026)
Badan jalan rusak terlihat tak jauh di depan Gedung Kembar PT Pelindo, Jalan Pelabuhan Raya. Jalan seperti kubangan kerbau, bahkan di wilayah utara Kota Medan tersebut, jalan rusak sudah merupakan hal yang lumrah.
Diurut mulai dari Jalan KLY Sudarso, tepatnya di tikungan melewati 50 meter dari Kantor Lurah Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli, terlihat jalan rusak. Dikala hujan datang, jalan tergenang air membentuk kolam sehingga sering terjadi kecelakaan lalu-lintas.
Terus menapaki jalan ke arah Belawan, tak jauh dari simpang Doby Kelurahan Titi Papan, di badan Jalan KLY Sudarso berlubang menganga sehingga dikuatirkan bakal menelan korban jiwa.
Walau dari Pasar 5 Desa Helvetia terlihat ada kerusakan jalan, namun yang terparah adalah di Jalan Veteran Pasar 9, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang. Di lokasi ini jalan berlubang-lubang terus dipenuhi air bahkan sudah seperti kubangan kerbau.
Dipastikan diurut dari Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli hingga mendapati stasiun kereta api Belawan, badan Jalan KLY Sudarso bergelombang, berlubang-lubang sehingga bakal merenggut nyawa para pengguna jalan.
Lain halnya akibat jalan rusak di Jalan Platina Kelurahan Titi Papan, baru saja terjadi kecelakaan, seorang warga Titi Papan bernama Bon Tong (66) mengalami patah tulang sebelah kanan. Sehingg kejadian tersebut menyita perhatian publik Kota Medan.
Dan yang paling berbahaya adalah mendekati rel kereta api simpang Doby, Kelurahan TIti Papan. Di lokasi ini jalan kupak-kapik dan jiwa pengemudi mobil dan pengendara sepeda motor sangat terancam.
Ditambah lagi, Jalan Sumarsono pajak Karang Sari Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli. Jalan di lokasi ini seperti dianak tirikan oleh Pemkab Deli Serdang. Jalan berstatus kabupaten ini bertahun-tahun rusak dan hingga kini belum juga diperbaiki juga.
Warga sangat menyayangkam sikap wakil rakyat (Legislator) yang terkesan tak bersuara akibat jalan rusak, padahal itu merupakan tanggungjawab mereka juga.
"Kita perhatikan mulai pasca banjir kemarin. Wakil rakyat tak bersuara! Padahal gaji mereka diambil dari pajak rakyat. Jalan rusak hingga ada korban pun Legislator seakan abai. (chan)


