Warga Desa Helvetia Meminta Kepolisian Agar Segera Menangkap Pemerkosa Anak

Editor: S Chaniago author photo
Bagikan:
Komentar


PENGAWAL.ID | LABUHAN DELI - Kasus pencabulan di panti asuhan Terang Dunia, Dusun 4, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli terus disorot. Terakhir puluhan warga mendemo kantor kecamatan meminta kepada pihak Kepolisian agar pelaku kekerasan seksual terhadap anak Fanalo Zai segera ditangkap. 

Salah seorang warga Olija Siregar (42) mengatakan kalau para Ibu-ibu trauma semenjak peristiwa pencabulan anak di panti asuhan Terang Dunia terkuak.

"Semua ibu-ibu di sekitar panti selalu was-was dengan keberadaan anak mereka, karena kerabat pelaku masih ada," teriak Olija di depan kantor Kecamatan Labuhan Deli. 

Lain halnya Mira Giawa (36) sebelumnya tak menyangka kalau pelaku melakukan perbuatannya kepada anak asuh. 

"Semua warga disini berharap agar panti asuhan segera dikosongkan," ucap Mira. 

"Kosongkan panti... Kosongkan segera!... Kami tak mau melihat iblis itu disini!," teriak para warga yang ikuti orasi.

Tertulis di kertas kartun saat aksi demo 'Fanalo Zai adalah iblis!!! 

'Fanalo Zai Tak Bernurani Anak Kecil pun Diembat'

Informasi yang dihimpun awak media menyebutkan, sedikitnya tiga anak diduga menjadi korban dalam perkara tersebut. Ketiganya masing-masing berinisial CDN (12), RN (10), dan PAW (12). 

Diketahui laporan atas dugaan tindak pidana pemerkosaan tersebut telah diterima Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan dan kini sedang dalam proses penyelidikan.(chan) 




Baca Juga
Bagikan:
Pengawal.id:
Berita Terkini
Komentar

Terkini