PENGAWAL.ID | MEDAN - Pasca kejadian Bunga (9) diseret oleh pelaku pencurian telepon genggam di jalan ABRI Masuk Desa (AMD) Gang Perabot, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. Rasa sakit dan perih dari luka masih terus dirasakan Bunga.
Pagi Senin (12/1/2026) sekira pukul 09.00 WIB Bunga kedatangan tamu special seorang aparatur Pemeritah tertinggi di Kecamatan Medan Marelan. Dialah Camat Zulkifli Pulungan yang meminta Bunga dan orangtuanya tetap bersabar dan kedepannya harus lebih waspada.
"Bapak dan Ibu harus tetap bersabar dengan kejadian yang menimpa Bunga. Hari-hari berikutnya orangtua harus lebih berhati-hati dan terus menjaga Bunga," pesan Camat Zulkifli Pulungan.
Camat Medan Marelan berharap besar agar pelaku pencurian dapat segera ditangkap
"Kita semua berdoa semoga bapak-bapak di Kepolisian menangkap cepat pelaku," ucap Camat Medan Marelan yang diamini Lurah Rengas Pulau Catur bersama Kepling XXII Ahoei.
Saat itu Camat Medan Marelan menyinggung soal perobatan terhadap Bunga. Ibunda Bunga, Susana (46) menjawab memakai BPJS Kesehatan Mandiri.
Bahkan Camat Zulkifli Pulungan dengan wajah serius menanyakan tempat tinggal. Ibu Bunga, Susana menjawab kembali bahwa mereka masih mengontrak rumah.
Sebelumnya, pelaku pencurian masuk ke dalam rumah yang saat itu, Bunga sedang berada di kamar mandi. Sementara telepon genggam terletak di atas meja.
Begitu pelaku mengambil telepon genggam, rupanya Bunga mengetahui.
Melihat Bunga telah mengetahui lantas pelaku terperanjat dan bergegas melarikan diri.
Saat itu Bunga memohon agar telepon genggam kesayangannya jangan diambil.
"Bang! Bang! hape aku tolong jangan diambil," ucap Bunga memelas.
Tanpa pikir panjang pelaku pencurian menaiki sepeda motor nya dan langsung tancap gas. Dengan cekatan Bunga memegang besi belakang sepeda motor pelaku, sehingga badan kecil Bunga terseret hingga puluhan meter.
Diduga takut dimassa warga karena menyeret seorang bocah di aspal lantas pelaku pencurian menghentikan laju kereta dan mengembalikan hape Bunga.
Terpisah, pihak Kepolisian diantaranya: Polda Sumut, personil Polres Pelabuhan Belawan dan Reskrim Polsek Medan Labuhan terus menelusuri keberadaan pelaku pencurian. Semua CCTV (closed circuit television) terdekat tak lepas dari pemeriksaan. (chan)


