![]() |
| Ilustrasi. |
PENGAWAL | MEDAN - Gencarnya pemberantasan narkoba dan judi di kawasan Jalan Jermal 15 ternyata tidak membuat bandar judi kawasan Medan Utara khawatir. Justru sebaliknya, diduga mereka memanfaatkan para pemain langganan Jalan Jermal agar beralih ke kawasan Medan Utara.
Informasi diperoleh awak media ini dari warga Pasar 9 Marelan, sejak kawasan narkoba dan judi Jalan Jermal Medan digerebek lokasi-lokasi judi tembak ikan di Medan Utara justru semakin ramai.
"Iya bang, sejak Polrestabes Medan menggrebek kawasan Jalan Jermal Medan, banyak kali pemain judi di sini (kawasan Medan Utara, red)," ujar warga yang tak bersedia menyebutkan namanya, Selasa (13/1/2026).
Menurutnya, penggrebekan Polrestabes Medan justru menguntungkan para bandar judi tembak ikan yang banyak bertebaran di Medan Utara.
Hal itu lanjutnya, menjadi kekhawatiran bagi warga, karena para pemain Jalan Jermal umumnya tak hanya bermain judi, tapi kebanyakan pecandu narkoba.
"Takutnya selain judi, kawasan Medan Utara juga menjadi basis peredaran narkoba seperti Jalan Jerman 15, Kalau sudah begitu, lengkaplah sudah penderitaan warga sini. Rusaklah generasi mudanya dan angka kriminal dipastikan semakin menjadi-jadi," ujarnya.
Seperti diketahui, sejak menjabat Kapolrestabes Medan, Kombes Jean Calvijn Simanjuntak langsung bergerak memberantas kawasan Jl Jermal 15 Medan yang selama ini dikenal sebagai basis peredaran narkoba dan judi nomor satu di Medan.
Tindakannya tidak main-main. Meski GS yang disebut-sebut sebagai bandar besar mulai main kucing-kucingan dengan berpindah-pindah tempat, tapi tak sekalipun dikasih ampun. Lokasi-lokasi baru yang bermunculan pun langsung dibantai.
Gebrakan Kapolrestabes Medan ini mendapat apresiasi dari seluruh warga Medan. Kepercayaan masyarakat Medan terhadap kinerja kepolisian pun meningkat.
Sebaliknya, para pelanggan yang merasa aman bermain di Jalan Jermal 15 diduga mulai beralih ke tempat yang lebih aman, yaitu kawasan Medan Utara. (Tim)


