PENGAWAL.ID | HAMPARAN PERAK - Wilayah Hukum Polres Pelabuhan Belawan rawan kejahatan. Muhammad Cris Sandi (21). Ia menjadi korban pembegalan brutal di Jalan Boyolali, tepatnya di area perkebunan PTPN Pasar II Desa Klumpang Kebun, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (13/1/2026), sekira pukul 04.00.
Aksi begal tersebut menambah daftar panjang korban aksi kejahatan jalanan di kawasan Hamparan Perak.
Hingga kini belum ada pelaku yang berhasil ditangkap. Membuat Kamtibmas tak kondusif dan keresahan masyarakat di Kecamatan Hamparan Perak.
Infonya Selasa dini hari itu korban diserang secara sporadis, dibacok ditikam tanpa rasa ampun. Membuat korban tersungkur di aspal.
Bahkan tempurung kepala korban menganga, lidah dan bibir terpotong, sabetan pedang para anggota begal sadis.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera memberikan pertolongan dan melaporkannya kepada aparat desa dan pihak keamanan.
Korban dilarikan ke RSUD Amri Tambunan Lubuk Pakam untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Peristiwa ini sontak memicu keresahan masyarakat, khususnya pengguna jalan yang kerap melintas di kawasan itu pada jam-jam rawan. Jalan PTPN pasar dua dikenal sebagai salah satu jalur yang minim penerangan dan pengawasan, sehingga rawan menjadi lokasi aksi kriminal.
Menanggapi hal kebiadaban begal, anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang Fraksi PPP, Muhammad Adami Sulaiman SH M.Ag angkat bicara. Adami mendesak Polsek Hamparan Perak dan Polres Belawan untuk segera melakukan penyelidikan serius dan menangkap pelaku, sebelum jatuh korban berikutnya.
“Saya selaku Anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang dan sekaligus warga kecamatan Hamparan Perak meminta kepada pihak kepolisian khususnya Polsek Hamparan Perak segera menangkap bpelaku begal sadis dan biadab. Perlu beri tindakan tegas dan terukur kepada pelaku, agar tidak jatuh korban selanjutnya”, ujar Adami Sulaiman.
Masyarakat diminta untuk tetap waspada, terutama saat melintas di wilayah rawan pada dini hari. Kasus ini kembali menjadi alarm keras bahwa kejahatan jalanan di kecamatan Hamparan Perak semakin nekat dan brutal, membutuhkan kehadiran negara yang lebih kuat di lapangan.
Upaya konfirmasi kepada Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo dari wartawan belum menuai hasil.(pe)


