PENGAWAL | MEDAN – Ribuan umat Katolik memadati halaman Gereja Katolik St. Yosep Sei Sikambing dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) No. 3 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan (Adminduk) Kota Medan, Minggu (12/4) dimulai, pukul 10.00 wib sampai selesai.
Dalam suasana penuh antusias, anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos, langsung menjawab keresahan warga dengan gebrakan nyata akan membentuk posko khusus perbaikan administrasi kependudukan bagi umat Katolik St.Josep Sei Sikambing.
Tak tanggung-tanggung, posko ini akan melayani berbagai persoalan dokumen penting seperti akta kelahiran, akta kematian, Kartu Keluarga (KK), hingga Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang selama ini kerap bermasalah, terutama kesalahan penulisan agama dan identitas.
“Masih banyak ditemukan data yang tidak sesuai, seperti agama yang tertulis Kristen padahal Katolik, hingga penulisan nama yang keliru. Ini harus segera kita benahi,” tegas Antonius di hadapan ribuan jemaat Katolik St. Josep Sei Kambing.
Ia memastikan, posko pelayanan akan dibuka setiap Senin hingga Jumat, mulai pukul 17.00 Wib hingga 19.00 WIB. Seluruh berkas nantinya akan dikumpulkan melalui tim Sopo ATrestorasi Bersatu untuk diproses lebih lanjut.
“Kita ingin semua persoalan adminduk ini selesai secepat mungkin. Jangan sampai hak administrasi warga terabaikan hanya karena kesalahan data,” ujarnya.
Politisi Partai NasDem yang duduk di Komisi IV DPRD Medan itu juga mengingatkan aparat pemerintah di tingkat kelurahan dan kecamatan agar tidak mempersulit proses pengurusan administrasi warga.
“Dalam waktu dekat, seluruh adminduk umat Katolik di Kota Medan harus tertib dan sesuai fakta. Termasuk data anak yang sering kali tidak sesuai dengan agama orang tuanya,” tegasnya disambut tepuk tangan meriah dari ribuan jemaat yang hadir.
Sebagai bentuk keseriusan, Antonius bahkan meminta warga yang hadir untuk langsung menunjukkan KTP mereka. Hasilnya, cukup banyak ditemukan data yang tidak sinkron.
“Ini bukti nyata. Maka posko ini harus jadi solusi cepat agar semua persoalan ini bisa dituntaskan,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Camat Medan Helvetia, Forandy Siregar, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Sosperda tersebut. Ia menegaskan komitmen pihak kecamatan untuk memberikan pelayanan maksimal tanpa hambatan.
“Kami pastikan tidak ada warga yang dipersulit. Jika ada oknum yang menghambat, silakan laporkan, pasti akan kami tindak,” tegasnya.
Hal senada juga disampaikan Lurah Sei Sikambing C-2, David Surya Nainggolan, yang memastikan pihaknya siap membantu dan mempermudah seluruh proses administrasi warga.
Di akhir kegiatan, Antonius Tumanggor mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif umat Katolik yang hadir. Ia menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya di Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Kota Medan.
Kegiatan pun ditutup dengan sesi foto bersama serta pembagian seminar kit, kue, dan nasi kotak, menambah kehangatan kebersamaan dalam pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. (sus)
.jpg)
.jpg)

