Gubernur Edy Rahmayadi berharap, kegiatan ini dapat membantu masyarakat menjelang Lebaran. “Ini sudah menjadi kondisi rill bangsa kita saat menyambut hari besar keagamaan seperti Lebaran, Natal dan Tahun Baru. Dan ini menjadi bahan evaluasi kita untuk menjadikan masyarakat ke depan lebih mandiri dan tidak kesulitan menghadapi perayaan hari besar keagamaan,” kata Gubernur.
Untuk itu, Gubernur meminta semua elemen masyarakat berperan untuk memberi masukan kepada Pemprov Sumut, tentang bagaimana cara memperbaiki sistem dan menyelesaikan permasalahan masyarakat selama ini. Hal ini dilakukan sebagai upaya kepedulian pemerintah kepada masyarakat.
Selain itu, Edy Rahmayadi mengharapkan agar tidak ada lagi spekulan yang menimbun dan mempermainkan harga barang, sehingga mengakibatkan inflasi, terjadi lonjakan harga dan akhirnya menyulitkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok. Baik untuk kebutuhan sehari–hari, maupun menjelang Lebaran.
Pada kesempatan itu, Gubernur juga sempat mencoba layanan penukaran uang pecahan. Kemudian membagi-bagikan THR kepada masyarakat yang hadir.
Kepala Bl Perwakilan Sumut Wiwiek Sisto Widayat mengatakan, terkait kebutuhan Lebaran, BI memiliki komitmen yang kuat untuk menyediakan semua kebutuhan untuk masyarakat Sumut. Untuk penukaran uang pecahan kecil (UPK) dan uang pecahan besar (UPB), tahun ini mengalami peningkatan dari 70 titik menjadi 131 titik saat ini, yang tersebar di kantor-kantor cabang, pusat perbelanjaan, Lapangan Merdeka dan Lapangan Benteng, juga diinstansi pemerintah, termasuk kantor Gubernur Sumut.
” Bulan Juni diperkirakan akan ada penarikan Rp6,8 triliun dan untuk itu BI sudah sediakan Rp8,7 triliun. Artinya kita menyediakan lebih dari kebutuhan masyarakat lewat perbankan,” ujar Wiwiek. (sus/rel)
Baca Juga


