HAMPARAN PERAK - Terkait adanya pemberitaan miring dana Program Indonesia Pintar (PIP) di YP Tarbiyah Islamiyah Jalan Besar Hamparan Perak, Kecamatan Hamparan Perak salah satu media online dengan judul 'Tarbiyah Untung Besar' disebut terlalu mengada-ada.
"Jangan ada siswa yang putus sekolah karena tak ada biaya. Disini ada 250 siswa YP Tarbiyah Islamiyah yang dikurangi Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) nya dari Rp 140 ribu per siswa menjadi Rp 90 ribu. Dan yang gratis sebanyak 30 siswa karena ketiadaan biaya," sebut Kepala Sekolah SMK YP Tarbiyah Islamiyah Julkhairi, Kamis (26/12/2024).
Diketahui segala bentuk yang berkaitan dengan bantuan sekolah dan pendidikan siswa sekolah, pihak YP Tarbiyah Islamiyah Hamparan Perak tetap bermusyawarah dengan orang tua dan wali murid.
"Inilah bentuk kedekatan emosional YP Tarbiyah Islamiyah dengan semua orang tua siswa. Semuanya terbuka. Tiada yang ditutup-tutupi. Karena Kami menghindari suara-suara sumbang dari luar, dan Kami konsen agar anak disini tetap bersekolah hingga selesai, nantinya" tutur Julkhairi.
Namun sambung Julkhairi, untuk menghindari siswa yang berlaku curang sampai menggunakan uang sekolah kepada hal yang tidak perlu.
"Kita antisipasi karena waktu lalu ada kejadian murid yang membawa orang lain saat mengambil rapot. Sehingga saat mengambil rapot harus datang orang tuanya langsung," sebut Julkhairi.
Dalam hal ini pihak YP Tarbiyah Islamiyah telah memberikan keringanan terhadap semua siswa sekolah. Sehingga ada siswa yang tunggakan SPP-nya hingga setahun lamanya.
"Kita berikan keringanan terhadap siswa yang belum membayar SPP. Rapot tetap diberikan dengan syarat orang tuanya yang mengambil," jelas Julkhairi kembali.
Menurut Siti Rahmah (43) wali murid dari Cahaya Khodijah klas 11 Akuntansi, dirinya merasa bersyukur ada bantuan PIP buat siswa YP Tarbiyah Islamiyah sehingga siswa tetap bisa bersekolah.
"Syukur alhamdulillah, semua ibu-ibu disini terbantu uang sekolah anaknya dengan adanya PIP. Kami ikhlas dengan himbauan pak Julkhairi kemarin. Kalau pun turun dana PIP buat anak kami, kami rela membantu memberikan Rp 300 ribu buat menutupi SPP siswa lainnya," beber Siti Rahmah kepada wartawan.
Afrizal (50) warga Kecamatan Hamparan Perak wali murid dari Nazril klas 11 jurusan TKR YP Tarbiyah Islamiyah, seharusnya orang yang memberikan informasi keluar tersebut chek agar persoalan jelas sehingga tak membuat kegaduhan.
"Saya rasa orang yang menjelekkan YP Tarbiyah Islamiyah salah besar. Harusnya orang itu datangi pihak sekolah dahulu. Benar tidak? info yang berkembang. Dua anak saya sekolah di YP Tarbiyah Islamiyah ini. Alhamdullilah Kakaknya Mutia mendapatkan PIP untuk kuliah di Unimal Lhokseumawe Aceh, yang mengurus adalah pihak YP Tarbiyah Islamiyah," ungkap Afrizal.(chan)


