PENGAWAL.ID | MEDAN – Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) bersama warga melakukan aksi bersih-bersih di area yang diduga menjadi lokasi aktivitas peredaran narkoba di kawasan Pasar Tradisional Marelan, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Minggu (26/7/2026).
Aksi tersebut menyasar area semak belukar dan rerumputan yang menutupi sejumlah lapak serta kios pedagang yang sudah lama tidak digunakan. Menurut GRANAT, lokasi itu diduga telah beralih fungsi menjadi tempat transaksi sekaligus penyalahgunaan narkotika jenis sabu.
Ketua dan anggota GRANAT yang turun ke lokasi menyebut, kondisi pasar yang dipenuhi kios terbengkalai menciptakan ruang yang dimanfaatkan oleh jaringan peredaran narkoba. Selain itu, sejumlah lapak pedagang yang sebelumnya dibobol pencuri kini disebut menjadi tempat berkumpul para pengguna narkoba.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, aktivitas yang diduga berkaitan dengan transaksi narkoba disebut berlangsung hampir sepanjang hari, mulai pagi, siang, hingga larut malam. Bahkan, sejumlah orang dengan kondisi fisik yang memprihatinkan terlihat keluar masuk kawasan tersebut dalam waktu tertentu sebelum meninggalkan lokasi dengan kondisi lemas.
GRANAT juga menduga terdapat sedikitnya dua kios yang ditutup menggunakan papan dan kain bekas yang dijadikan lokasi transaksi maupun tempat mengonsumsi narkotika. Dugaan tersebut, menurut mereka, diperkuat oleh aktivitas keluar-masuk orang yang dinilai mencurigakan.
Selain itu, beredar informasi di tengah masyarakat bahwa pengguna yang hendak membeli atau mengonsumsi sabu di lokasi tersebut harus membayar dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan harga yang ditetapkan bandar di tempat lain.
Kondisi tersebut, menurut GRANAT, semakin memperkuat keresahan warga terhadap maraknya peredaran narkoba di kawasan Marelan. Organisasi anti-narkotika itu mendesak aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan dan penindakan menyeluruh terhadap lokasi yang diduga menjadi sarang peredaran narkoba tersebut.
Warga berharap langkah pemberantasan tidak hanya dilakukan sesaat, tetapi berkelanjutan agar kawasan Pasar Tradisional Marelan kembali aman dan dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya oleh para pedagang serta masyarakat sekitar.(pe)


