![]() |
| Erupsi Gunung Sinabung. |
PENGAWAL | MEDAN - Sekitar 20 desa di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, terpapar erupsi debu Gunung Sinabung. Untuk menghindari dampak negatif yang bisa mengganggu kesehatan, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo melakukan pembersihan.
Hal itu dikatakan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Karo, Natanail Perangin-angin, Senin (11/6/2019). Menurutnya, 20 desa terpapar debu erupsi Gunung Sinabung itu dibersihkan menggunakan mobil pemadam kebakaran.
"Debu yang menempel di badan jalan tersebut disemprot menggunakan mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo," kata Natanail, di Kabanjahe.
Menurut Natanail, debu yang menempel di badan jalan itu harus secepatnya dibersihkan, karena mengganggu kenyamanan masyarakat serta bisa menimbulkan gangguan kesehatan.
Debu erupsi Gunung Sinabung itu, ujar Natanail, tidak boleh tersisa di badan jalan desa maupun jalan di perkotaan. Ia menyebutkan, 20 desa yang terpapar debu vulkanik itu berada di Kecamatan Naman Teran, Tiga Nderket, Payung, Tiga Binanga, Berastagi dan Kecamatan Lau Baleng.
Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali erupsi pada Minggu (9/6/2019) sekitar pukul 16.28 WIB. Semburan abu vulkanik teramati kurang lebih 7.000 meter di atas puncak atau kurang lebih 9.460 meter di atas permukaan laut.
Informasi diperoleh, selain 20 desa di Kabupaten Karo, debu vulkanik juga mencapai tiga kabupaten di Aceh, masing-masing Aceh Tenggara, Aceh Selatan dan Simeulue. (sus)
Baca Juga


