PENGAWAL | LANGKAT — Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup dan B3 Indonesia (AMPHIBI) menggelar sosialisasi lingkungan hidup dan aksi penghijauan di SD Negeri 013829 Desa Ledong Timur, Kecamatan Aek Ledong, Kabupaten Asahan, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian “Aksi 1 Bulan Penuh AMPHIBI” 1–31 Agustus 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun AMPHIBI ke-10 yang jatuh pada 25 Agustus 2026.
Sejak pagi, ratusan siswa mengikuti penyuluhan tentang pemilahan sampah. Materi yang disampaikan meliputi perbedaan sampah organik dan anorganik, cara mengolah sampah rumah tangga, serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
Ketua AMPHIBI Asahan, Hasbi SE, mengatakan pendidikan lingkungan harus dimulai dari usia sekolah dasar.
“Anak-anak kita ajarkan sejak dini untuk peduli lingkungan. Sampah organik bisa dijadikan kompos, sampah anorganik bisa didaur ulang. Jika dari sekolah sudah paham, mereka akan membawa kebiasaan itu ke rumah dan menularkannya ke orang tua,” katanya.
Usai sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon di halaman sekolah. Penanaman dilakukan bersama guru, siswa, dan perangkat desa. Pohon yang ditanam diharapkan dapat menjadi area teduh sekaligus sarana pembelajaran siswa tentang alam.
Ketua Umum AMPHIBI, Agus Salim Tanjung, S.O., CH, menyebut aksi ini sebagai wujud nyata peringatan HUT ke-10 organisasi.
“10 Tahun AMPHIBI bukan hanya perayaan, tapi momentum untuk bergerak nyata. Bergerak Bersama, Menjaga Bumi. Kita mulai dari sekolah, karena dari sanalah lahir para penjaga bumi masa depan,” ujarnya.
Agus Salim mengajak pemerintah, sekolah, dunia usaha, dan masyarakat untuk ikut serta dalam rangkaian aksi lingkungan selama bulan Agustus di berbagai daerah.
AMPHIBI berdiri sejak 25 Agustus 2016. Organisasi ini bergerak di bidang pelestarian hutan, restorasi mangrove pesisir, pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun, serta pemberdayaan sosial masyarakat melalui advokasi, edukasi, dan aksi nyata lingkungan. (Suhendra)
Baca Juga



