Gegara Mooncake, Seorang Mahasiswi Tertipu Rp4 Juta, Ada Mengaku Petugas BC Batam

Editor: S Chaniago author photo
Bagikan:
Komentar


PENGAWAL.ID | MEDAN - Mahasiswi Sekolah Tinggi Bahasa Asing Persahabatan Internasional Asia (STAPIA) Medan, Carol Halim (23) warga Marelan tertipu dengan seorang pria yang mengaku-ngaku petugas Bea dan Cukai (BC) Kepulauan Riau, Batam. 

Berdasarkan informasi diperoleh redaksi dari Fendi (43) selaku kerabat korban yang mengatakan peristiwa itu berawal sekotak kue bulan (mooncake). 

Korban yang terbilang masih awam itu memesan kue bulan yang dipesannya melalui platform belanja online dengan harga Rp150 ribu.

Penjual pun meminta pengiriman uang kepada pembeli melalui transfer Bank BRI dengan nomor rekening 062101003079565 atas nama Marlinah. Dan disepakati pengiriman pesanan melaui ekspedisi DHL dengan estimasi 3 hingga 4 hari. 

Beberapa hari kemudian korban ditelepon seorang pria yang mengaku sebagai petugas BC bernama Asep Zainal Abidin yang mengatakan pesanan mooncake tak dapat melewati pelabuhan Batam. Tapi pria tersebut menawarkan uang sebesar Rp8.9500.000 agar pesanan bisa mulus dari pelabuhan Batam.

Awalnya korban mentransfer Rp4 juta ke nomor rekening BRI 001901004678567 atas nama Riska Aswadi. Disini korban meminta tenggang waktu sampai pukul 16.00 WIB sore untuk mengirim kekurangan uang.

Diduga kebingungan dan terus tertekan oleh pelaku lantas korban minta pendapat (solusi) kepada kerabatnya Fendy. Korban baru tersadar kalau itu adalah modus penipuan. 

Diketahui dalam percakapan whatsapp yang diterima redaksi, oknum yang mengaku petugas BC Batam tersebut menyampaikan kepada korban kalau korban tidak juga menyelesaikan kekurangan uang sebesar Rp4.950.000, bakal segera memproses dan langsung diserahkan ke atasannya tulis oknum yang mengaku petugas BC Batam itu. 

Namun hingga berita ditayangkan, redaksi belum dapat memastikan apakah orang yang menghubungi korban benar merupakan oknum pegawai atau bagian dari institusi BC Batam.

Redaksi juga telah berupaya melakukan konfirmasi kepada nomor whatsapp yang digunakan untuk meminta pembayaran tersebut. Namun, panggilan telepon maupun pesan yang dikirim redaksi hingga kini belum mendapatkan tanggapan.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak yang bersangkutan maupun BC Batam untuk menjelaskan status orang tersebut, legalitas permintaan pembayaran, serta mekanisme resmi yang seharusnya ditempuh dalam penanganan barang kiriman itu.(chan) 

Baca Juga
Bagikan:
Pengawal.id:
Berita Terkini
Komentar

Terkini