![]() |
| Muhammad Satria (tiga dari kanan) foto bersama Gubsu Edy Rahmayadi dan Kadispora Sumut, Baharuddin Siagian (paling kanan) usai menerima tali asih. |
PENGAWAL | MEDAN - Muhammad Satria berhasil mengharumkan nama Sumatera Utara pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XV tahun 2019 dengan merebut dua gelar pada dua nomor pertandingan bulutangkis. Kedua gelar itu masing-masing ganda putra dan ganda campuran.
Atas prestasinya, putra dari Ketua Umum Pelindung Persaudaraan Pedagang Pasar Bersatu (P4B) meraih penghargaan dari Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. Penyerahan penghargaan itu dilakukan di Rumah Dinas Gubernur Jalan Sudirman Medan, Kamis (26/12/2019) bersama ratusan atlet Sumut peraih medali lainnya pada event Sea Games XXX tahun 2019 di Filipina, Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XV Tahun 2019, Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Nasional (Pospenas) ke VIII Tahun 2019, dan Pekan Paralympik Pelajar Nasional (Pepapernas) IX Tahun 2019.
Tali asih berupa uang dengan total Rp1,2 Miliar lebih diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, didampingi Wakil Gubernur (Wagub) Musa Rajekshah dan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumut R Sabrina. “Tali asih ini sebagai bentuk apresiasi, rasa terima kasih kami atas pencapaian kalian, yang mengharumkan nama Sumut,” ujar Edy Rahmayadi kepada 90 atlet dan 30 pelatih penerima apresiasi.
Edy menyampaikan harapan agar lebih banyak lagi atlet yang lahir dari Sumut. Apalagi, jelang persiapan PON 2024 di Sumut sebagai tuan rumah. Katanya, jangan sampai sebagai tuan rumah malah menjadi provinsi dengan perolehan sedikit medali.
“Untuk itu, kalian juga yang sudah berprestasi jangan cepat puas. Latihan terus menerus, karena olahraga tidak bisa instan. Konsisten latihan kuncinya. Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih kepada anak-anakku yang sudah mengukir prestasi atas nama Sumut, tidak hanya tingkat nasional tapi juga tingkat internasional. Kalian jauhi narkoba, jadi SDM unggul untuk Sumut dan dukung pembangunan-pembangunan. Kita jadikan Sumut ini provinsi yang lebih baik,” tutur Edy.
Muhammad Satria mengaku bangga dengan perhatian begitu besar dari Gubernur Sumut terhadap para atlet. Pemberian tali asih ini, ujar Satria, menunjukkan Gubsu Edy Rahmayadi memberikan perhatian yang begitu besar terhadap pembinaan olahraga di Sumatera Utara.
"Ini menjadi pemicu semangat bagi saya dan rekan-rekan lainnya yang berhasil mengharumkan nama Sumut baik di tingkat nasional maupun internasional untuk giat berlatih menghadapi event yang lebih besar yaitu PON 2024," ujar Satria.
Sebelumnya, Edy Rahmayadi memaparkan pembangunan-pembangunan yang akan dilakukan di Sumut dalam waktu dekat. Di antaranya, groundbreaking tol dalam kota yang akan dilakukan pada bulan Februari 2020. Begitu pula dengan pembenahan destinasi-destinasi pariwisata. Salah satunya, Tahura di Berastagi akan mulai dibenahi pada bulan Januari 2020.
Kemudian ekspose paparan draft final masterplan pembangunan sport centre. “Hari ini, juga akan dilakukan ekspos paparan draft final masterplan pembangunan sport centre. Mari sama-sama kita dukung dan doakan, mudah-mudahan Sport Centre yang akan dibangun di sekitaran Desa Sena, Batangkuis dengan luas lahan 300 hektare ini berjalan lancar,” ucap Gubsu.
Turut hadir dalam acara apresiasi tersebut Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan Pasaribu, Bupati Batubara Zahir, Bupati Deliserdang Ashari, Bupati Karo Terkelin Brahmana, yang mewakili bupati/walikota se Sumut, Ketua Koni Sumut Jhon Ismadi Lubis, OPD Pemprov Sumut, para atlet dan pelatih dan keluarga atlet. (sus)
Baca Juga




